Jimly Sebut Investasi Dana Haji Sah dalam Undang-Undang

Faisal Abdalla    •    Rabu, 09 Aug 2017 19:24 WIB
dana haji
Jimly Sebut Investasi Dana Haji Sah dalam Undang-Undang
Jimly Asshiddiqie. Foto: MI/Atet Pramadia

Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshidiqie ikut angkat bicara terkait polemik investasi dana haji. Menurutnya, investasi dana haji diperbolehkan dari persepektif undang-undang.

Jimly mengatakan pembentukan UU Haji serta Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bertujuan agar dana haji tumbuh dan tidak menganggur. Polemik yang terjadi belakangan ini, menurutnya, hanya isu yang 'digoreng' politisi semata.

"Sekarang ini apa saja yang dilakukan oleh pemerintah itu selalu digoreng. Ini sebenarnya UU sudah diperdebatkan dan sudah diberi rambu-rambu aturannya kok," imbuh Jimly.

Jimly juga mengatakan investasi dana haji ke proyek infrastruktur pemerintah adalah langkah yang tepat. Pasalnya, proyek infrastruktur pemerintah pasti mendatangkan untung, sehingga dana haji bisa berkembang, "Kalau investasi swasta ya jangan karena belum tentu untung belum tentu rugi. Kalau infrastruktur jalan tol sudah pasti untung," lanjut Jimly.

Meskipun menilai polemik dana haji sebagai isu yang 'digoreng' politisi, Jimly mengatakan kritikan tersebut membawa dampak positif agar BPKH bekerja lebih hati-hati karena publik turut mengawasinya.

"Dana haji ini juga bukan untuk dianggurin apalagi dibagi-bagikan. Tidak begitu. Tujuan pengelolaan dana haji ini supaya uangnya itu jangan sampai tidak tumbuh, tapi tetap harus hati-hati dan amanah," jelas Jimly. 


(LDS)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

3 hours Ago

Sebuah perusahaan asal Amerika Serikat ikut menyediakan teknologi perekaman KTP-el. Terselip na…

BERITA LAINNYA