TKN Percayakan Kasus Bahar bin Smith pada Polisi

Intan Yunelia    •    Sabtu, 08 Dec 2018 05:00 WIB
ujaran kebencian
TKN Percayakan Kasus Bahar bin Smith pada Polisi
Bahar bin Smith (tengah) memasuki gedung saat akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta. Foto: Antara/Rivan Awal Lingga.

Jakarta: Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ahmad Rofiq mempercayakan kasus Bahar bin Smith pada pihak kepolisian tanpa pandang bulu.

"Keadilan harus berdiri tegak tanpa harus melihat siapa dan dari mana. Karena hukum berlaku bagi siapapun tanpa terkecuali," kata Rofiq kepada wartawan, Jumat, 7 Desember 2018.

Ia mengapresiasi penetapan tersangka Bahar oleh kepolisian. Dari kasus Bahar, menurut Rofiq menjadi pelajaran bagi setiap orang untuk menjaga lisan dalam bertutur kata.

"Saya menyambut baik atas upaya penegakan ini agar jadi pelajaran penting bagi siapapun dan setiap orang bisa lebih berhati-hati," tutur dia.

Menurut Rofiq, kata-kata yang disampaikan seseorang bisa berbahaya. Sebab kata-kata bisa memecah belah persatuan bangsa.

"Kekerasan kata-kata itu jauh lebih berbahaya dibandingkan dengan kekerasan fisik. Dengan kata-kata semua rasa persatuan dan kesatuan bisa terbelah kapanpun, bisa memecah belah ummat dan merusak kebhinekaan," ucap dia.

Dia menuturkan, negara ini memerlukan peran serta setiap orang untuk menjaga keharmonisan bangsa. Satu caranya dengan tidak mengucap kata kotor, keji dan kemungkaran.

"Tidak ada yang kebal hukum di republik ini. Maka semua harus menjaga dan bermawas diri," timpal Rofiq.

Polisi menetapkan Bahar bin Smith sebagai tersangka dugaan kasus ujaran kebencian pada Presiden Joko Widodo. Dia disangkakan melanggar Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 A ayat 2 Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2018 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan Pasal 4 huruf b angka 2 juncto Pasal 16 UU RI Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan Pasal 207 KUHP dengan ancaman pidana lebih dari 5 tahun penjara.


(SCI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA