Jokowi Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Pilih Pemimpin

Achmad Zulfikar Fazli    •    Rabu, 11 Jul 2018 00:34 WIB
pilpres 2019
Jokowi Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Pilih Pemimpin
Presiden Joko Widodo silaturahmi dengan Solidaritas Ulana Muda Indonesia (Samawi) di Sentul Internasional Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 10 Juli 2018. Foto: Medcom.id/ Achmad Zulfikar Fazli.

Bogor: Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat pandai memilih pemimpin dan memberikan informasi benar kepada tetangga, saudara serta teman. Apalagi 2019 merupakan tahun politik, ada Pileg dan Pilpres yang digelar serentak.

"Beri informasi benar sampaikan fakta, bukti yang ada, jangan sampai mengabarkan berita bohong, hoaks terutama di medsos. Ini harus kita jaga," kata Jokowi dalam silaturahmi dengan Solidaritas Ulana Muda Indonesia (Samawi) di Sentul Internasional Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 10 Juli 2018.

Jokowi meminta masyarakat bisa melihat rekam jejak sebelum memilih pemimpin seperti track record, prestasi, serta kinerjanya. Ia tak ingin masyarakat mudah dihasut untuk memilih salah satu calon pemimpin.

Jokowi mengakui adanya kebebasam berekspresi dan berpendapat, namun Jokowi tak mau hal tersebut disalahgunakan tanpa memikirkan tata krama dan etika.

"Jangan sampai diberi kebebasan gampang mudah mencela, gampang cemooh orang lain, itu bukan nilai Islami yang diajari rasulullah," jelas Jokowi.

Eks Gubernur DKI Jakarta itu juga meminta semua masyarakat berpikir positif bahwa Indonesia akan menjadi bangsa besar dan kuat. Bahkan, Indonesia diprediksi bakal menempati posisi lima besar dengan ekonomi terkuat di dunia pada 2045.

"Memang masih nunggu tapi jalan ke tempat lebih terang sudah lebih kelihatan. Inilah yang harus terus kita jaga jangan sampai keluar rel dari yang kita rencanakan dan ini butuh kerja keras," ungkap Jokowi.

Jokowi mengakui cobaan, tantangan dan hambatan untuk Indonesia sangat besar untuk menjadi negara besar. Namun, ia menilai itu menjadi tugas bersama dalam membangun Indonesia.

"Kita patut bersyukur dengan persatuan kita yang terus kita jaga sampai saat ini dengan ideologi Pancasila mari bersama-sama menjaga ukhuwah kita," pungkas Jokowi.


(DEN)