PDI Perjuangan tak Menerima Bacaleg Eks Koruptor

M Sholahadhin Azhar    •    Sabtu, 15 Sep 2018 22:53 WIB
pemilu serentak 2019
PDI Perjuangan tak Menerima Bacaleg Eks Koruptor
Sekjen Hasto Kristiyanto memberikan sambutan saat membukaan Pendidikan Kader Khusus Perempuan Nasional (PKKPN) di Depok, Jawa Barat. Foto: MI/Mohamad Irfan.

Jakarta: PDI Perjuangan menghormati putusan Mahkamah Agung (MA) yang memperbolehkan eks koruptor mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif. Namun, PDI Perjuangan tak akan menerima bakal calon anggota legislatif yang pernah terlibat korupsi.

"Keputusan MA tersebut tidak akan menjadi jalan bagi mereka yang berstatus tersangka atau koruptor untuk menjadi caleg dari PDI Perjuangan," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto melalui keterangan tertulis, Sabtu, 15 September 2018.

Hasto mengapresiasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tak serta merta mencabut peraturan KPU (PKPU). Penyelenggara mengharapkan partai mematuhi pakta integritas dengan menarik caleg eks koruptor. Hal serupa, kata Hasto, diterapkan di partainya.

"Harus memiliki rekam jejak yang jelas, memiliki landasan moral yang kuat dan menjunjung tinggi watak dan karakter sebagai pemimpin untuk rakyat," sebutnya.

Semua calon dari PDI Perjuangan, kata dia, disaring dan dipastikan bersih dari pelanggaran hukum. Hal tersebut merupakan prinsip yang dipegang partai berlambang banteng itu. Tak hanya calon legislatif, komitmen itu juga dilakukan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres).

Hasto menyebut pencalonan Joko Widodo didasari oleh komitmen itu. Demikian pula dengan pendampingnya, Ma'ruf Amin. "Dipadukan dengan sosok ulama sebagai pengayom seperti Kiai Ma’ruf Amin, maka Indonesia dipastikan semakin jauh lebih baik," tandasnya.


(AZF)