Ardadedali, Nama Kapal Selam Terbaru Milik Indonesia

   •    Kamis, 26 Apr 2018 00:33 WIB
alutsista tni
Ardadedali, Nama Kapal Selam Terbaru Milik Indonesia
KRI Ardadedali-404 di galangan kapal DSME, Okpo, Korea Selatan. Foto: Kemhan

Okpo: Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu bertolak ke Okpo, Korea Selatan, untuk meresmikan kapal selam baru milik Indonesia, Rabu, 25 April 2018. Kapal selam ini dinamai Ardadedali-404.

"Diresmikannya KRI Ardadedali-404, maka kekuatan TNI Angkatan Laut akan semakin bertambah serta memberikan efek gentar," ujar Menhan dalam acara penamaan kapal dan penyerahan KRI Ardadedali-404 di galangan kapal Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME), Okpo, Korea Selatan, seperti dilansir Antara.

Meningkatnya kemampuan pertahanan nasional tersebut, tutur Menhan, akan menjadi momentum penting pembangunan kekuatan pertahanan negara di laut ke depan.

Selain itu, Ryamizard menuturkan bertambahnya kapal selam meningkatkan optimisme pada kemampuan dan kekuatan pertahanan negara di laut menuju pertahanan dasar minimum.

"Pada prinsipnya tidak akan pernah terjadi sebuah pertahanan negara yang kuat tanpa ditopang oleh alutsista (alat utama sistem senjata) yang kuat pula," ucap dia.

Ardadedali merupakan salah satu nama senjata panah yang dimiliki oleh Arjuna dalam cerita Mahabarata. 

"Bentuk ujung anak panah pusaka andalan ini seperti burung dan memiliki jiwa. Anak panah Ardadedali merupakan senjata yang dahsyat yang dapat melumpuhkan musuh di medan pertempuran besar," kata dia.

Saat peresmian, komandan kapal selam KRI Ardadedali-404 Letkol Laut (P) Widya Poerwandanu beserta awak kapal sejumlah sembilan perwira, 16 bintara, dan 15 tamtama, juga dikukuhkan.

Kapal selam KRI Ardadedali-404 diperkirakan akan sampai di Pangkalan Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) Surabaya, sekitar 20 hari sejak diberangkatkan 25 April.

Tahun lalu, kapal selam pertama hasil kerja sama RI dan Korsel yang diberi nama KRI Nagapasa 403 dan dikomandani oleh Letkol Laut (P) Harry Setyawan, tiba di Pangkalan Koarmatim Surabaya pada 28 Agustus 2017 setelah berlayar selama 16 hari dari DSME.




(UWA)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

4 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA