HTI Sebut Ormasnya Masih Legal

Nur Aivanni    •    Sabtu, 15 Jul 2017 18:07 WIB
perppu pembubaran ormas
HTI Sebut Ormasnya Masih Legal
Juru bicara HTI Ismail Yusanto. Foto: Metrotvnews.com/Nur Azizah

Metrotvnews.com, Jakarta: Juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto menyebut ormasnya masih legal. Hal itu diutarakannya menyikapi terbitnya peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

"(HTI) Masih legal. Meskipun di beberapa daerah kita dianggap seperti seolah-olah sudah dibubarkan," kata Ismail dalam diskusi yang bertajuk 'Cemas Perppu Ormas' di Jakarta, Sabtu 15 Juli 2017.

Karena itu, kata dia, tidak boleh ada pihak manapun yang menghalangi kegiatan HTI. Adapun pandangan HTI terhadap Perppu Ormas tersebut, lanjut dia, pihaknya menilai Perppu tersebut secara legal formal bersifat general. Maksudnya, tidak ditujukan untuk pihak tertentu saja. Namun, ia merasa HTI akan menjadi ormas yang pertama kali akan dibidik dengan Perppu Ormas tersebut.

"Secara legal formal, ini bersifat general. Tidak mungkin untuk pihak tertentu. Tapi kami merasa yang pertama kali dibidik adalah HTI," ungkapnya.

Baca: Ada Nuansa Historis di Balik Penerbitan Perppu Ormas

Kalau HTI dibubarkan berdasarkan Perppu tersebut, tegas Ismail, pihaknya akan melakukan perlawanan. Bahkan, kata dia, pihaknya saat ini sudah menyiapkan dokumen untuk mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK). "Rencana senin besok (ajukan judicial review). Kami persiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan," akunya.

Adapun pertimbangan pengajuan uji materi tersebut ke MK, kata dia, lantaran Perppu tersebut akan mengancam kebebasan berserikat dan berpendapat. "Itu (Perppu Ormas) akan membawa kita pada era diktatorisme," tandasnya.




(AZF)