Indonesia-Filipina Bentuk Komite Persahabatan Parlemen

Anindya Legia Putri    •    Kamis, 10 Aug 2017 15:02 WIB
berita dpd
Indonesia-Filipina Bentuk Komite Persahabatan Parlemen
Delegasi BKSP DPD RI kunjungan kerja ke Filipina. Foto: dok DPD

Metrotvnews.com, Jakarta: Kunjungan kerja Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) DPD RI ke Filipina menghasilkan kesepakatan pembentukan Komite Persahabatan Parlemen kedua negara. Komite ini menjadi cerminan hubungan bilateral yang baik antara Indonesia dan Filipina.

Turut serta dalam delegasi BKSP ke Filipina, yaitu Wakil Ketua BKSP Dailami Firdaus, Ketua Komite II DPD  Parlindungan Purba, Abu Bakar Jamalia, Ahmad Jajuli, Arya Wedakarna, Delis Julkarson Hehi, Adrianus Garu, dan Pendeta Carles Simaremare. Delegasi BKSP  bertemu Ketua Komite Urusan Luar Negeri Senat Republik Filipina, senator Loren Legarda.

"Dengan ini saya nyatakan bahwa Komite Persahabatan Parlemen Indonesia dan Filipina dibentuk. Mereka yang hadir dalam pertemuan ini sebagai pendiri," kata Loren Legarda melalui rilis yang diterima Metrotvnews.com, Kamis 10 Agustus 2017.

Ketua Delegasi BKSP Dailami Firdaus menyambut gembira pernyataan Legarda tersebut. "Hubungan Indonesia dan Filipina sangat baik, jadi senator Legarda merasa mengapa dengan negara seperti Belarusia saja mereka punya kelompok persahabatan parlemen, tetapi dengan DPD RI tidak?" ujar Dailami.

Tak hanya membentuk kelompok persahabatan, pertemuan BKSP DPD RI dengan Komite Luar Negeri Filipina juga membahas beberapa isu parlemen, seperti pemberantasan terorisme, obatan-obatan terlarang, kerja sama ekonomi dan energi terbarukan.

Dalam pertemuan tersebut, Legarda juga mengundang Brigjen Charito B. Plaza, Direktur Otoritas Zona Ekonomi Filipina (PEZA), satu BUMN pemerintah yang bertugas mengembangkan investai dan kawasan khusus Filipina.

"Model diplomasi ekonomi senat Filipina yang melibatkan unsur dunia bisnis ini dapat terjadi karena telah terjalin kepercayaan di antara keduanya. Saya kira, model ini perlu kita kembangkan juga di DPD, termasuk dengan masyarakat sipil,” ujar Dailami.

Usai berkunjung ke senat Filipina, anggota delegasi BKSP akan bertemu Komite Luar Negeri, Komite Hubungan Parlemen & Diplomasi, Ketua DPR Filipina, serta ke Asian Development Bank (ADB) dan pusat pengembangan pendidikan tenaga kesehatan Filipina.


(TRK)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

3 hours Ago

Sebuah perusahaan asal Amerika Serikat ikut menyediakan teknologi perekaman KTP-el. Terselip na…

BERITA LAINNYA