MPR Sampaikan Nilai Empat Pilar Melalui Pagelaran Wayang Kulit di Sumbar

Gervin Nathaniel Purba    •    Minggu, 16 Jul 2017 19:29 WIB
berita mpr
MPR Sampaikan Nilai Empat Pilar Melalui Pagelaran Wayang Kulit di Sumbar
MPR RI bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Dharmasraya menyelenggarakan pagelaran wayang kulit di lapangan Putra Jaya, Jorong Sungai Kalang, Nagari Tiumang, Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Sabtu, 15 Juli 2017 (Foto:Do

Metrotvnews.com, Jakarta: MPR RI bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Dharmasraya menyelenggarakan pagelaran wayang kulit dengan lakon "Semar Mbabar Katenteraman," di lapangan Putra Jaya, Jorong Sungai Kalang, Nagari Tiumang, Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu, 15 Juli 2017 malam.

Guna melepas rindu pada seni budaya wayang kulit, masyarakat yang bermukim di pemukiman transmigran Sitiung satu hingga lima di Kabupaten Dharmasraya berduyun-duyun menuju lapangan Putra Jaya di Jorong Sungai Kalan. Mereka antusias ingin menyaksikan  dalang Ki Margono Prasetyo, S.Sn., yang sengaja didatangkan dari Solo, memainkan lakon "Semar Mbabar Katenteraman."

Pada kesempatan itu, hadir anggota MPR RI Fraksi PKS Hermanto, sekaligus mewakili Pimpinan MPR membuka pagelaran wayang. Selain itu, juga hadir Camat Tiumang Reza Deswandi mewakili Bupati Dharmasraya, Adi Gunawan (Bupati Dharmasraya periode  2009-2014), Wakil Sesjen MPR Selfie Zaini, Kepala Biro Humas MPR Siti Fauziah, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat  Widayatmo, dan undangan lainnya.

Hermanto atas nama pimpinan MPR membuka secara resmi pagelaran wayang kulit, ditandai dengan penyerahan tokoh wayang kepada dalang Ki Margono.

"Tujuan pagelaran wayang kulit ini untuk memberikan pemahaman tentang ideologi negara, yaitu Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara dan ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negaran," ujar Hermanto dalam keterangan resmi.

Menurutnya, Empat Pilar perlu disosialisasikan mengingat urgensinya untuk kehidupan berbangsa dan bernegara.  Di negara yang begitu beragam yang terdiri dari 17 ribu pulau, 1.258 suku bangsa, dan enam agama, Pancasila  berperan penting menjadi alat pemersatu bangsa.

"Pancasila adalah ideologi yang memuat nilai-nilai agama dan nilai kebangsaan," ucap anggota MPR asal Sumatera Barat ini.

Sementara itu, Selfie Zaini dalam sambutannya menyatakan, pagelaran wayang ini memiliki arti penting dan bermakna strategis dalam upaya menyosialisasikan nilai-nilai Empat Pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan demikian, kata Selfie, dapat menyegarkan kembali komitmen seluruh komponen bangsa agar selalu menjunjung nilai-nilai luhur bangsa.

Selfie juga berharap, melalui pagelaran ini, seluruh peserta yang hadir semakin mengetahui dan sekaligus juga memahami ragam budaya yang berkembang di masyarakat.

"Dengan mengetahui dan memahami ragam budaya, kita dapat mengembangkan pilar-pilar kehidupan berbangsa dan bernegara dalam rangka mewujudkan negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur," ucapnya.


(ROS)