Jokowi Disebut Tetap Bisa Nyapres Tanpa PDI Perjuangan

Arga sumantri    •    Minggu, 11 Feb 2018 11:02 WIB
pilpres 2019
Jokowi Disebut Tetap Bisa <i>Nyapres</i> Tanpa PDI Perjuangan
Diskusi soal cawapres Jokowi di kawasan Menteng, Jakpus, Minggu, 11 Februari 2018/Medcom.id/Arga Sumantri

Jakarta: Presiden Joko Widodo diyakini bisa maju menjadi calon orang nomor satu di Indonesia tanpa dukungan PDI Perjuangan (PDI Perjuangan).

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Independen Nusantara (LSIN) Yasin Mohammad mengatakan Jokowi telah mengantongi dukungan setidaknya dari enam partai, yakni Golkar, Hanura, NasDem, PKB, PPP, dan PKPI. Dukungan bagi Jokowi mencapai 42,30% kursi di DPR bila melihat hitung-gitungan suara secara nasional.

"Tanpa PDI Perjuangan sekali pun, Jokowi sudah mengantongi syarat dukungan capres," kata Yasin dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 11 Februari 2018.

Hal menarik versi Yasin, partai-partai yang telah mendeklarasikan dukungannya kepada Jokowi seolah tengah 'mencari muka' agar bisa digandeng menjadi calon wakil presiden (cawapres). Misalnya, kata dia, Ketua Umum PPP Romahurmuziy yang belakangan getol mendampingi sejumlah kegiatan Jokowi.

Yasin juga melihat Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bahkan terang-terangan ingin mengajukan diri sebagai cawapres Jokowi. Yasin juga melihat Ketua Umum Surya Paloh memberi sinyal ingin digandeng Jokowi. Sebab, beberapa spanduk NasDem kerap menyandingkan foto Jokowi dan Surya Paloh.

Yasin membaca partai lainnya seperti Golkar, PKPI, dan Hanura, tengah menggodok nama yang akan diajukan menjadi pendamping Jokowi.

"Maka berebut cawapres Jokowi. Ini kata yang tepat menggambarkan koalisi parpol koalisi pendukung Jokowi," ucap dia.


(OJE)