SBY Geram Banyak Kader tak Hadir Rapimnas

M Sholahadhin Azhar    •    Minggu, 11 Mar 2018 17:59 WIB
sbypartai demokrat
SBY Geram Banyak Kader tak Hadir Rapimnas
Suasana Rapimnas Partai Demokrat di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Foto: Medcom.id/M Sholahadin Azhar

Bogor: Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat uring-uringan saat Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Demokrat hari ini, Minggu, 11 Maret 2018. Ia mendapat laporan tentang kader yang absen hadir di acara itu, tanpa alasan yang jelas.

"Kalau tanpa ada alasan yang sah (enggak hadir), masih cocok enggak sebagai kader? Saya sudah minta Ketua DPC, kalau dua hari tidak hadir (kadernya), diganti saja," kata SBY di Sentul, Jawa Barat.

Menurutnya, kader yang absen tanpa keterangan yang jelas, melanggar prinsip disiplin. Tak ada toleransi dari SBY terkait perilaku kader seperti itu. Sikap serupa juga ditegaskan pada anggota legislatif dari Demokrat.

"(Dari) Fraksi DPR RI, yang dua hari tidak hadir tanpa alasan yang sah, tidak perlu kita calonkan lagi," geram SBY.

Baca: Demokrat Enggan Jemawa atas Pernyataan Jokowi

Sekjen Demokrat Hinca Pandjaitan mendukung pernyataan SBY. Sebab partai sebagai sebuah organisasi, punya aturan yang harus ditaati. Terutama menyangkut kegiatan berskala nasional.

Dalih Hinca, kedisiplinan ini merupakan salah satu cara membangun solidaritas partai. 

"Oleh karena itu, kita melakukan cek tadi siapa saja yang hadir. Ternyata semua hadir, tapi memang telat. Karena hotelnya di Jakarta. Itu saja. Semua sudah masuk enggak ada masalah. Ini soal teknis saja," katanya.

Baca: Hadiri Rapimnas, Jokowi Akui Kalah Necis dengan SBY dan AHY

Lebih lanjut Hinca menampik tudingan miring terkait penolakan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai motif ketidakhadiran para kader. Mengingat ada yang menyebut sebagian kalangan di Demokrat tak setuju AHY dimunculkan saat Rapimnas.

"Itu enggak ada hubungannya. Itu soal internal kami, sedang bicara soal disipilin mengikuti organisasi. Semua harus duduk mendengarkan arahan dan semua acara, selama rapimnas berlangsung," tandasnya.




(DMR)