Demokrat Enggan Jemawa atas Pernyataan Jokowi

M Sholahadhin Azhar    •    Minggu, 11 Mar 2018 12:27 WIB
partai demokratpresiden jokowi
Demokrat Enggan Jemawa atas Pernyataan Jokowi
Presiden Joko Widodo (kedua kiri), Ketua Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kiri), Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kanan). Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya.

Jawa Barat: Partai Demokrat enggan jemawa atas pernyataan Presiden Jokowi yang mengaku seorang demokrat. Pernyataan itu diucapkan saat Jokowi membuka rapat pimpinan nasional (rapimnas) Partai Demokrat, kemarin.

"Ya dia seorang demokrat. Kita lihat bagaimana arahnya ke depan," kata politikus Demokrat Andi Alifian Mallarangeng di rapimnas Demokrat di Sentul, Jawa Barat, Minggu, 11 Maret 2018.

Menurut dia, bisa saja pidato tersebut dilakukan pihak lain, termasuk kepala negara. Semua orang-orang yang memiliki jiwa demokrat pun, kata dia, berpotensi menjadi kader, simpatisan, atau mendukung dan bekerja sama dengan partai tersebut.

Soal apakah Jokowi bagian dari Demokrat atau tidak, ada prasyarat tersendiri dari Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ini menyangkut visi misi, kesamaan platform, dan kepercayaan.

Andi pun menyatakan partainya siap bekerja sama, asalkan ketiga syarat dipenuhi. "Kami partai tengah, siap bekerja sama dengan parpol-parpol. Termasuk seperti yang dibilang Pak SBY, jika ditakdirkan Allah bisa bekerja sama dengan Pak Jokowi," kata Andi.

Sebelumnya, SBY memberikan sinyal ketertarikan membentuk koalisi dengan Jokowi di Pilpres 2019. SBY memastikan partainya akan mengusung capres dan cawapres, tak lagi netral seperti di 2014 lalu. 

Baca: Jokowi: Saya Seorang Demokrat

"Pak Presiden, jika Allah mentakdirkan, senang Partai Demokrat berjuang bersama Bapak (Jokowi)," kata SBY.

SBY menuturkan tantangan yang dihadapi Jokowi menjelang tahun politik tak jauh berbeda seperti yang dialaminya di tahun 2008. Dia menghadapi gejolak ekonomi dunia yang mempengaruhi perekonomian nasional. 

SBY pun yakin pemerintahan Jokowi mampu mengatasi tantangan ekonomi saat ini seperti yang dihadapinya lalu. SBY mengutarakan partainya siap bekerja sama dengan Jokowi selama lima tahun ke depan.





(OGI)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

1 day Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA