Jokowi Disebut Santun saat Memilih Cawapres

K. Yudha Wirakusuma    •    Jumat, 10 Aug 2018 14:16 WIB
Jokowi-Ma`ruf
Jokowi Disebut Santun saat Memilih Cawapres
Jokowi dan Ma'ruf Amin--Medcom.id/Arga Sumantri

Jakarta: Koalisi Indonesia Kerja (KIK) telah mendaftarkan Jokowi dan Ma'ruf Amin sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. Proses pemilihan cawapres Jokowi dianggap santun karena menempatkan rakyat sebagai subjek, bukan hanya sebagai objek.

"Keputusan Jokowi memilih Prof. Dr. KH Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden yang akan mendampinginya di Pilpres 2019 merupakan pilihan yang tepat dan bijaksana," kata Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo dalam pesan elektroniknya, Jumat, 10 Agustus 2018.

Ma'ruf dinilai sebagai guru bangsa, ulama, maupun negarawan. Perpaduan yang tepat antara nasionalis dan religius. "Kehadiran KH Maruf Amin dalam kontestasi kepemimpinan nasional sesuai dengan keinginan rakyat yang menginginkan bangsa dan negara kita dipimpin bukan hanya oleh orang yang memiliki integritas dan pengetahuan. Melainkan juga bisa membawa kesejukan dan perdamaian," paparnya.

Baca: Jokowi-Ma'ruf Disambut Selawat di Gedong Joang

Pengabdian Ma'ruf terhadap bangsa dan negara sudah tercatat dengan tinta emas di beberapa tempat. Ma'ruf pernah duduk sebagai Ketua Fraksi Golongan Islam DPRD DKI Jakarta, Anggota DPR, dan Anggota MPR.

"Di jajaran Eksekutif sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden sejak tahun 2007 sampai saat ini. Ditambah pengabdian di bidang sosial keagamaan sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) serta ketua Majelis Ulama Indonesia," ucapnya.

Berbagai jejak yang telah dijalaninya menjadikan sosok Ma'ruf sangat pantas berada di sisi Jokowi dalam memimpin bangsa dan negara ini. "Pelajaran besar lain yang bisa kita ambil adalah bahwa proses pemilihan Ma'ruf sama sekali tak meninggalkan gejolak di internal koalisi partai politik pendukung Jokowi," ucapnya.

Sembilan pimpinan partai politik yang tergabung dalam KIK mengawali perjuangan dengan 'tidak ada dusta diantara kita', kemudian ditutup dengan senyum bahagia. "Partai politik koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf telah memperlihatkan politik yang elegan, bukan politik kacangan. Rakyat mereka tempatkan sebagai subjek, bukan hanya sebagai objek. Insyaallah sikap seperti ini akan semakin mendewasakan kehidupan perpolitikan kita," tukasnya.


(YDH)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

6 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA