PKB Siap Bahas Pilpres dengan Kiai Said

Fauzan Hilal    •    Jumat, 13 Jul 2018 23:07 WIB
pilpres 2019
PKB Siap Bahas Pilpres dengan Kiai Said
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (kiri) bertemu dengan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj (kanan) di Kantor PBNU, Jakarta, Jumat (8/6/2018). Foto: MI/Pius Erlangga

Jakarta: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan melakukan komunikasi dengan Kiai Said Aqil Siraj jika terpilih menjadi pendamping Joko Widodo di Pilpres 2019. Wasekjen PKB Faisol Reza mengatakan Ketua Umum Muhaimin Iskandar alias Cak Imin akan berbicara langsung dengan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut.

"Sebagai parpol berbasis Islam NU tentu akan dibicarakan berdua langsung antara Cak Imin dan Kyai Said," kata Faisol, Jumat,  13 Juli 2018.

Menurut Faisol, Said Aqil merupakan sosok yang pas menjaga NU. "Pak Jokowi tahu kalau NU harus dijaga, yang bisa menjaga hanya Kiai Said," tandasnya.

Meski demikian, kata Faisol, baik Said Aqil dan Cak Imin mempunyai kesepakatan. Keduanya bersinergi dalam perjuangan politik untuk kepentingan masing-masing.
 
"Sepengetahuan saya, di antara Cak Imin dengan Kiai Said sudah ada kesepahaman bahwa Cak Imin akan membantu Kiai Said dan NU melalui perjuangan politik. Dan Kiai Said akan membantu Cak Imin agar tidak terhambat dalam perjuangan politiknya," tuturnya.

Dalam survei cawapres Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) nama Said Aqil masuk posisi teratas bersama Mahfud MD dan Sri Mulyani. Survei itu memiliki responden elite, pembuat opini atau opinion leader dan media massa pemilih nasional. Penilaian survei berdasarkan penilaian kapabilitas, integritas, empati, akseptabilitas, dan kontinuitas.

Mahfud MD di posisi pertama dengan skor 7,2, Sri Mulyani di posisi kedua (7), Said Aqil menempati posisi ketiga dengan skor 6,3, lalu Airlangga Hartarto di posisi keempat (6,1) dan Zainul Majdi (6,1).

Said Aqil mengatakan sampai saat ini belum ada partai politik yang berusaha meminang dirinya jadi cawapres.

"Belum. Belum ada," kata Said Aqil ditemui usai acara Halal Bihalal PP Muslimat NU di Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu, 8 Juli 2018.

Dia juga menampik jika PBNU telah memberikan dukungan terhadap Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai Cawapres Jokowi. Dia menyebut hal itu untuk mendoakan saja.

"Sebenarnya bukan dukung. Bukan. Cak Imin datang, kita merestui dan mendoakan saja bahasanya. Mendoakan berhasil," ucapnya.




(UWA)