Galang Dana Kampanye, Ahok-Djarot Gelar Jamuan Makan Berbayar

Whisnu Mardiansyah    •    Minggu, 27 Nov 2016 22:49 WIB
pilgub dki 2017
Galang Dana Kampanye, Ahok-Djarot Gelar Jamuan Makan Berbayar
Jamuan makan berbayar untuk menggalang dana kampanye - MTVN/Whisnu Mardiansyah

Metrotvnews.com, Jakarta: Pasangan cagub-cawagub nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat terus menggalang dana kampanye. Salah satunya dengan mengadakan jamuan makan bebayar. 

Panitia acara dari tim relawan Badja Dharma, Marayuna Anwar Nasution mengungkapkan ada dua tarif yang dikenakan kepada pendukung yang berminat datang. Yakni Rp5 Juta untuk duduk semeja dengan Ahok dan Djarot, dan Rp2,5 Juta untuk duduk di meja lainnya.

"Jumlah keseluruhan yang datang pada hari ini ada 160 orang," kata Marayuna di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Minggu (27/11/2016).

Jamuan makan diisi orasi kampanye dari Ahok dan Djarot. Ahok mengawali materi kampanyenya dengan menceritakan asal muasal diadakannya jamuan makan berbayar.

Ahok bercerita ia terinspirasi model kampanye yang digunakan Barack Obama saat bertarung dalam Pemilihan Presiden tahun 2008. Mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan Obama menerapkan sistem tiket masuk bagi pendukung yang ingin datang ke kampanyenya.

Pada saat itu, Ahok diundang dalam konvensi pencalonan Barack Obama sebagai presiden di salah satu kota di Amerika Serikat. Salah satu politikus Partai Demokrat di Amerika kala itu sempat meremehkan Ahok.

"Dia bilang kamu jangan bermimpi mengadakan yang seperti ini di negaramu," kenang Ahok. 

Karena itu, Ahok puas pada akhirnya bisa menerapkan kampanye seperti yang pernah dilakukan Obama di Indonesia.

Kampanye berbayar yang diterapkan Ahok merupakan yang kedua kalinya dilakukan selama masa kampanye Pilkada 2017. Sebelumnya, tim kampanyenya juga mengadakaan acara nonton bareng berbayar di Balai Sarbini pada Kamis (24/11/2016) kemarin.

Dalam acara yang diadakan oleh kelompok Angkatan Muda Partai Golkar itu, sebanyak 2.000 tiket film terjual habis. Film yang ditonton adalah film "3 Srikandi".



(REN)