Oso Ajak Generasi Muda Belajar dari Pengalaman Hidup

Sonya Michaella    •    Jumat, 09 Feb 2018 04:32 WIB
pendidikan
Oso Ajak Generasi Muda Belajar dari Pengalaman Hidup
Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang saat memberikan sambutan di Universitas Negeri Padang. Foto: Istimewa

Jakarta: Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI Oesman Sapta Odang mengajak generasi muda untuk tidak berhenti berjuang dan belajar dari pengalaman hidup. Hal ini disampaikannya pada acara Expert Sharing "Belajar dari Broadcaster Senior" yang digelar dalam rangka hari pers nasional 2018 di Auditorium Univeritas Negeri Padang (UNP).

"Kalau hanya mencatat dan belajar di buku tapi tidak mempraktekkannya maka tidak akan berarti apa-apa. Generasi muda mesti terus menerus memperhatikan dan mempelajari tentang kehidupan," kata Oso dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Kamis 8 Januari 2018.

Menurutnya, pengalaman hidup tidak kalah penting dari pendidikan di bangku sekolah. Maka itu, generasi muda diharapkan tidak hanya membaca dan mencatat, tetapi mau mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dihadapan para mahasiswa, Oso menceritakan pengalaman pribadinya yang penuh perjuangan dalam meniti kehidupan. Perjuangan hidupnya yang keras sedari awal untuk mencari uang guna membantu orangtuanya.

"Saya waktu kecil untuk mencari uang harus berjualan rokok di seputaran pelabuhan. Lalu banting setir menjadi buruh pengangkut karet. Semua pahit dan getirnya kehidupan saya jalani dengan tak kenal kata menyerah. Itulah kehidupan yang harus saya hadapi," bebernya.

Ia menambahkan, generasi muda bukan hanya membutuhkan keberanian untuk mencoba hal baru, tapi juga harus memiliki kecerdasan membangun sistem. 

"Membangun sistem ke depan dapat dilakukan melalui langkah 5S yakni strategi yang tepat, struktur organisasi seperti apa yang harus kita bangun, skill dalam organisasi, sistem yang terbangun dengan baik, dan speed yang tinggi untuk mencapai target yang diinginkan," tutur Oso.

Sementara itu, Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. Ganefri mengatakan melihat perkembangan teknologi dan informasi yang begitu pesat, dunia pendidikan harus turut berbenah dan menyesuaikan dengan zaman.

Begitu juga dengan UNP yang tengah melakukan berbagai perubahan termasuk reproduksi kurikulum pembelajaran dengan menggunakan teknologi dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan.

"Kita akan meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menggunakan teknologi yang berkembang dengan pesat," ujar dia.

Menurutnya, pembelajaran tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada teknologi masa kini, melainkan dibutuhkan campur tangan dosen secara langsung. 


(DMR)

KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang Novanto

KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang Novanto

1 day Ago

Saat ini proses persidangan masih fokus pada penyelesaian perkara korupsi KTP elektronik yang d…

BERITA LAINNYA