MPR Lantik Pimpinan Tambahan usai Pelantikan DPR

Ilham wibowo    •    Kamis, 15 Feb 2018 14:48 WIB
uu md3
MPR Lantik Pimpinan Tambahan usai Pelantikan DPR
Ketua MPR Zulkifli Hasan - Medcom.id/Ilham Wibowo.

Jakarta: Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dipastikan bakal bertambah tiga setelah pengesahan RUU tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3). Pelantikan bakal dilakukan usai pelantikan tambahan pimpinan DPR rampung. 

Ketua MPR Zulkifli Hasan menyebut UU MD3 belum teregistrasi dan belum ditandatangani Presiden Joko Widodo. Ini menjadi kendala dalam penerapan UU termasuk pelantikan pimpinan tambahan MPR. 

"Belum ada nomornya, sehingga DPR belum melantik, nanti begitu DPR melantik lalu kita (tambahan pimpinan MPT) hari yang sama atau setelah itu," kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis, 15 Februari 2018. 

Zulkifli enggan berpolemik terkait kegagalan teknis pengesahan UU MD3 yang mestinya sudah bisa diterapkan. Ia mengaku tak ingin berlama-lama menyikapi penembahan pimpinan MPR bila syarat dan ketentuan telah terpenuhi. 

(Baca juga: Menguliti Revisi UU MD3)

"Teknisnya seperti apa kita tunggu undang-undangnya, kemarin itu ada kabar sudah ada nomornya, sudah disahkan karena ada berita tanggal 13 sudah disahkan, tanggal 14 DPR akan melantik oleh karena itu segera saya siapkan," ungkap dia. 

Pimpinan MPR bakal bertambah dari tiga partai yakni PDIP, Partai Gerindra dan PKB. Pembagian tugas pimpinan MPR bakal diplot sesuai fungsi. 

Zulkifli menambahkan, tugas pimpinan MPR hanya dituntut menyelesaikan masalah secara musyawarah mufakat. "Terlepas dari kinerja, tapi kalau undang-undang sah harus kita laksanakan. Lebih dan kurang biar publik yang menilai," tandas dia. 

(Baca juga: Pelantikan Wakil Ketua Tambahan DPR Ditunda)




(REN)