Menteri Agama Pernah Dialog dengan HTI

Dheri Agriesta    •    Rabu, 17 May 2017 19:00 WIB
pembubaran hti
Menteri Agama Pernah Dialog dengan HTI
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Foto: Antara/Basri Marzuki

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin mengaku pernah bertemu dengan pentolan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Pertemuan berlangsung akhir tahun lalu.
 
Dialog antara Menag dan pentolan HTI membahas aktivitas organisasi kemasyarakatan itu. Dialog terjadi jauh sebelum Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengeluarkan pernyataan pembubaran HTI.
 
"1 Desember, sebagai Menteri Agama saya sudah berdialog," kata Lukman di Gedung Monumen Kebangkitan Nasional, Jalan Abdurahman Saleh, Senen, Jakarta Pusat, Rabu 17 Mei 2017.
 
Lukman sebagai perwakilan pemerintah mengimbau HTI untuk tak menyinggung sendi-sendi negara. Aktivitas HTI sudah dipantau pemerintah. HTI dinilai tak hanya berdakwah, tapi telah menjadi gerakan politik.
 
Hal ini, kata Lukman, pernah disampaikan mantan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden almarhum Hasyim Muzadi. Hasyim, tambah Lukman, menyebut gerakan khilafah sebagai gerakan politik, bukan lagi dakwah agama.
 
Kegiatan HTI yang merupakan organisasi berjaring global ini pun mendapatkan perlawanan di negara lain. Setidaknya, 20 negara yang sebagian besar merupakan negara Islam telah melarang keberadaan HTI.
 
Gerakan khilafah tak hanya berniat mengganti tatanan keagamaan. Lukma menyebut, gerakan khilafah juga menyasar tatanan kenegaraan.
 
"Ini gerakan politik, bukan dakwah keagamaan, maka sangat dimaklumi negara Islam sekalipun melarang," jelas Lukman.
 


(FZN)