Tjahjo: Semangat Musyawarah akan Sempurnakan RUU Pemilu

Renatha Swasty    •    Jumat, 14 Jul 2017 08:48 WIB
revisi uu pemilu
Tjahjo: Semangat Musyawarah akan Sempurnakan RUU Pemilu
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo--Metrotvnews.com/M Rodhi Aulia

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Pansus RUU Pemilu sepakat membawa lima isu krusial ke Paripurna. Musyawarah mufakat tetap dikedepankan mencari keputusan.

"Seluruh anggota dan Pansus masih berharap putusan di tingkat paripurna masih bisa dimusyawarahkan. Karena dengan semangat musyawarah inilah akan sempurnakan RUU Pemilu," kata Tjahjo di Komoleks Parlemen, Kamis 13 Juli 2017.

Tjahjo berharap sebelum Paripurna 20 Juli 2017, Rapat Pansus bisa dibuka digelar. Ini untuk menyamakan kembali sikap fraksi.

Baca: Pansus RUU Pemilu Siap Ketok Palu 5 Isu Krusial

Bila belum sepakat, pemerintah bakal menunggu hasil musyawarah di Paripurna. Dalam rapat paripurna direncanakan fraksi bakal mengambil keputusan lima isu krusial dari lima paket yang sudah disiapkan.

Pemerintah berharap fraksi-fraksi bisa sepaham dengan pemerintah utamanya soal ambang batas presiden 20/25 persen. Bila tak sepaham, bukan tak mungkin pemerintah menarik diri dari pembahasan.



Sejumlah opsi menarik diri ini misalnya kembali menggunakan undang-undang lama. "Masih terbuka dong (kembali undang-undang lama) Kalau Anda cermati zaman dulu Paripurna minta diskors kembali, masih bisa anda ingat risalah dulu Mendagri Pak Mardiyanto minta diskors sehingga batal," beber Tjahjo.

Tapi, dia mengaku belum mau berandai-andai kalau hal itu terjadi. Pihaknya menungggu lobi-lobi yang dilakukan sampai 20 Juli 2017. "Kita lihat sampai tanggal 20," pungkas dia.


(YDH)

KPK Kantongi Bukti Baru Kasus Novanto

KPK Kantongi Bukti Baru Kasus Novanto

22 minutes Ago

KPK menyatakan telah mengantongi bukti baru dari tersangka kasus korupsi KTP-el, Setya Novanto.

BERITA LAINNYA