Sekjen PDIP: Dukungan Harus atas Kehendak Rakyat

M Sholahadhin Azhar    •    Sabtu, 05 Aug 2017 16:30 WIB
koalisi partaipilpres 2019
Sekjen PDIP: Dukungan Harus atas Kehendak Rakyat
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Foto: MTVN/M. Sholahadhin Azhar.

Metrotvnews.com, Jakarta: Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengomentari dukungan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) terhadap Presiden Joko Widodo untuk maju pada pilpres 2017. Dia menilai, dukungan harus murni tanpa didasari pamrih. 

"Dukungan itu harus dilakukan dengan membaca kehendak rakyat, bukan kalkulasi politik, bukan karena ingin bebas, bukan ingin mendapatkan kursi di kabinen tapi betul-betul untuk bangsa dan negara," kata Hasto di Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu 5 Agustus 2017.

Seperti diketahui, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo menyandang status tersangka dalam kasus SMS ancaman. Hary diduga melanggar Pasal 29 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman pidana 15 tahun.

Hasto pun menyontohkan bagaimana partainya bersikap, dukungan diberikan melalui kerja politik yang nyata di semua lini. Sikap itu mencerminkan PDIP tidak membawa persaingan pilpres sebagai bahan bakar kinerja partai.

"Fokus kita menyelesaikan persoalan rakyat agar lebih baik. Kita ikuti tradisi blusukan bagaimana setiap pemimpin datang di tengah rakyat. Itu tradisi kepimpinan yang baik dari Jokowi," pungkas dia.

Sebelumnya, dukungan Partai Perindo kepada Jokowi untuk mencalonkan kembali sebagai presiden dianggap sebagai upaya barter politik. Namun, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membantah anggapan itu.

Baca: Pilpres 2019: Jokowi vs Bukan Jokowi

Meski begitu, Tjahjo tak membantah ada pertemuan antara dirinya dengan Hary Tanoe. Pertemuan disebut berlangsung pada 1 Agustus. Namun, Tjahjo tak menyebutkan di mana pertemuan itu berlangsung.

"Ya, rahasia dong. Saya hanya diundang dan makan bersama," ujar Tjahjo.

Tjahjo menilai dukungan Hary kepada Jokowi sebagai langkah awal membangun komunikasi antara pemerintah dengan Perindo. Dukungan Perindo, kata Tjahjo, bukti parpol sudah objektif menilai kinerja Jokowi.

Dengan bergabungnya Perindo, ada 5 Partai Politik yang mendukung Jokowi di pemilu 2019. Sebelumnya Hanura, PPP, NasDem, dan Golkar telah menyatakan sikap serupa, dengan berbagai pertimbangan.


(OGI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA