KPU bakal Menyurati Kemenkum HAM Lagi

Siti Yona Hukmana    •    Selasa, 19 Jun 2018 14:59 WIB
pemilu serentak 2019
KPU bakal Menyurati Kemenkum HAM Lagi
Komisioner KPU Ilham Saputra - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menyurati kembali Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM), terkait larangan mantan narapidana korupsi mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif (pileg) di Peraturan KPU (PKPU). Pasalnya, surat sebelumnya ditolak. 

"Ya, 21 Juni nanti kita akan buat suratnya, kita ingin memastikan bahwa sampai sejauh mana pemrosesan PKPU kita," kata Komisioner KPU Ilham Saputra saat dikonfirmasi, Selasa, 19 Juni 2018.

Kemenkum-HAM, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menolak PKPU yang diajukan. Ilham mengatakan, jika masih tidak menyetujui, KPU bisa mengundang-undangkan PKPU itu secara mandiri. 

"Kami sebenarnya bisa mengundang-undangkan sendiri, tapi ya tentu saja pertama kita melakukan langkah utama dulu, langkah biasa," ungkap Ilham.

Ia menyebut, langkah utama itu yakni melegalisir PKPU tersebut ke Kemenkum-HAM. Ia memastikan, akan terus melanjutkan aturan larangan mantan napi korupsi itu meskipun tetap ditolak.

"Jika kemudian Kemenkum-HAM menolak, kami akan melakukan pemberlakuan PKPU itu secara otomatis. Kemudian kita anggap bahwa PKPU itu berlaku secara otomatis ketika ditandatangani oleh Ketua KPU," tandas dia. 

(Baca juga: KPU Minta PKPU Tidak Lagi Diperdebatkan)




(REN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA