Bongkar Kampanye Hitam Pilpres 2014, Rommy Bantah Cari Panggung

   •    Selasa, 17 Apr 2018 12:25 WIB
pilpres 2019
Bongkar Kampanye Hitam Pilpres 2014, Rommy Bantah Cari Panggung
Ketua Umum DPP PPP Muhammad Romahurmuziy. (Foto: ANTARA/Budiyanto)

Jakarta: Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy membantah mencari panggung dengan membongkar strategi kampanye hitam lawan Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2014.

Rommy, sapaan akrabnya, mengaku hanya meluruskan isu yang selama ini beredar bahwa Presiden Jokowi adalah antek PKI hanya isu yang sengaja dibuat untuk menyerang dan menjatuhkan Jokowi.

"Saya tidak mencari panggung karena saya jelaskan ini di hadapan para ulama," katanya, dalam Metro Pagi Primetime, Selasa, 17 April 2018.

Rommy mengatakan klarifikasi atas kampanye hitam yang menyerang Jokowi bermula ketika ia ditanya oleh Ketua Ulama Ormas Al Khairat Habib Saggaf Aljufri akan kebenaran isu tersebut.

Ia mengaku kaget atas pertanyaan tersebut, sebab momen Pilpres 2014 sudah selesai. Tapi tampaknya isu tersebut tidak menguap begitu saja.

"Beberapa ulama lain pun masih menanyakan sehingga saya jelaskan itu sama sekali tidak benar," ungkapnya.

Rommy yang juga merupakan mantan wakil ketua strategi pemenangan Prabowo-Hatta menyebut bahwa isu komunis dan isu antiislam direproduksi terus menerus sejak Pilpres 2014. Ia pun memprediksi Pemilu 2019 isu tersebut akan kembali mencuat. 

Ia pun mengimbau agar masyarakat Indonesia baik pendukung Jokowi atau Prabowo Subianto untuk menjaga keamanan dan kelancaran kontestasi dalam Pilpres 2019. Ia khawatir kampanye hitam yang terus menerus digulirkan justru berbahaya bagi demokrasi Indonesia.

"Saya ingin ingatkan jangan ketika mencintai pemimpin kita memuja dia sedemikian rupa seolah tidak ada kebenaran lain di tempat calon pemimpin lainnya," jelas dia.





(MEL)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA