PAN Buka Kemungkinan Poros Ketiga

Muhammad Al Hasan    •    Kamis, 09 Aug 2018 13:43 WIB
pilpres 2019
PAN Buka Kemungkinan Poros Ketiga
Ketum PAN Zulkifli Hasan saat rakernas PAN. Foto: Medcom.id/M Al Hasan.

Jakarta: Partai Amanat Nasional (PAN) masih membuka kemungkinan membuat poros ketiga pada Pilpres 2019. Itu bisa terjadi bila Partai Gerindra tidak menampung aspirasi PAN dalam Pilpres 2019.

"Politik itu kan kesepahaman akhir yang diambil kan? Kalau misalkan kami berkoalisi dengan Gerindra tetapi Gerindra tidak mengakomodasi kepentingan ataupun keputusan dari rakernas (rapat kerja nasional) nanti ya poros ketiga itu dimungkinkan," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Kamis, 9 Agustus  2018.

Menurut dia, saat ini nama Ketua Umum (Ketum) PAN Zulkifli Hasan masih ditawari mendampingi Ketum Gerindra Prabowo Subianto sesuai amanah Rakernas 2017 di Bandung, Jawa Barat. Bila Prabowo tidak tertarik melirik Zulkifli, PAN akan menawarkan kandidat di luar partai untuk menjaga koalisi. 

PAN dapat mendorong Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atau mantan panglima TNI Gatot Nurmantyo sebagai pendamping Prabowo. Keduanya bisa menjadi solusi kebuntuan calon wakil presiden (cawapres) Prabowo.

Yandri mengamini kemungkinan koalisi ketiga dimungkinkan seperti ujaran Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy. Gus Romy, panggilan karib Romahurmuziy, menyatakan ada dua partai oposisi dan satu partai koalisi Presiden Joko Widodo mengajak pembentukan poros ketiga dengan landasan keumatan.

Meskipun wacana koalisi ketiga terus berjalan, ia mengaku belum bisa berbicara lebih jauh. Saat ini, PAN masih terus menjalin komunikasi dengan partai-partai lain. Ia pun sempat berkelakar tentang aib gagalnya pertemuan para ketua umum koalisi Jokowi sebagai contoh.

Baca: PAN Umumkan Paslon Pilpres di Rakernas

"Kita dalam hal ini kan tentu memantau perkembangan menit per menit kan, bagaimana sikap partai Pak Jokowi dan kawan-kawan yang tadi malam gagal, pertemuan para ketum karena ketum PKB dan ketum Golkar, istilah salah satu petinggi koalisi di sana kabur. Tidak bisa ditemukan sehingga gagal tadi malam pertemuan. Ini saya langsung dapat konfirmasi dari salah satu petinggi partai koalisi Pak Jokowi," ungkap Yandri.

Yandri optimistis poros ketiga masih dimungkinkan karena lobi-lobi antarpartai masih terus berjalan. Ia menambahkan jawaban teka-teki koalisi ketiga akan terjawab pada saat pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU), besok.

"Ya kesimpulan itu besok didaftarkan di KPU," kata Yandri.


(OGI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA