PAN Tegaskan Dukung Pemerintah hingga Tuntas

   •    Selasa, 22 Aug 2017 06:12 WIB
koalisi partai
PAN Tegaskan Dukung Pemerintah hingga Tuntas
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan bersama Amien Rais dan jajaran pengurus partai. (MI/Adam Dwi).

Metrotvnews.com, Bandung: Amanat Nasional (PAN) menegaskan dukungan kepada pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan memastikan partainya akan me-ngawal pemerintahan hingga akhir demi lancarnya pembangunan.

"PAN dengan pemerintah sudah jelas, final, mendukung hingga tuntas," kata Zulkifli saat membuka Rapat Kerja Nasional PAN di Bandung, Jawa Barat, Senin 21 Agustus 2017.

Dukungan kepada pemerintah sangat penting agar berbagai program pembangunan bisa terlaksana dengan baik.

Zulkifli juga memastikan PAN akan bereaksi jika terdapat pihak-pihak yang ingin mengganggu jalannya pemerintahan Jokowi-JK.

Meski begitu, Zulkifli menegaskan PAN belum mau terburu-buru untuk menyatakan dukungan kepada Jokowi untuk kembali mencalonkan diri dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Bagi PAN, masih terlalu dini untuk menyatakan dukungan pada ajang akbar demokrasi itu.

"Enggak usah terburu-buru, nanti rakyat marah. Urusan sekarang itu bagaimana rakyat bisa bekerja, punya pendapatan, daya beli tinggi, makanan terjangkau," papar Zulkifli.

Lebih lanjut, ia mengajak semua pihak agar tidak selalu menyalahkan pemerintah atas kondisi yang tidak sesuai dengan harapan.

Kondisi yang ada, baik maupun buruk, merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa, tidak hanya pemerintah.

"Jangan sedikit-sedikit menyalahkan pemerintah, partai, DPR. Ini kesalahan kita yang harus kita koreksi," ujar dia.

Dirinya menyoroti kondisi kebangsaan yang sedang terkoyak akibat adanya pihak yang merasa paling benar dalam mengisi kemerdekaan.

Kontestasi politik digunakan untuk memberi label sekaligus memisah-memisahkan kelompok dalam masyarakat demi meraih kemenangan.

"Kekalahan atau kemenangan dalam kontestasi politik ialah hal biasa dalam demokrasi. Tidak sepatutnya kalah atau menang itu dijadikan alat untuk mengotak-kotakkan kelompok-kelompok," beber Zulkifli. (Media Indonesia)

 


(SCI)

Hakim Tegur Irvanto

Hakim Tegur Irvanto

2 hours Ago

Hakim Yanto menyebut, Irvanto memang berhak membantah keterangan para saksi. Namun demikian, Ir…

BERITA LAINNYA