Adhyaksa: Soal HTI Sudah Clear

Achmad Zulfikar Fazli    •    Kamis, 10 Aug 2017 13:53 WIB
pembubaran hti
Adhyaksa: Soal HTI Sudah <i>Clear</i>
Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault usai bertemu Presiden Jokowi di Kantor Presiden. Foto: MTVN/Achmad Zulfikar Fazli

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault sudah menjelaskan soal kedatangannya dalam acara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pada 2013 kepada Presiden Joko Widodo. Ia menyebut permasalahan itu sudah selesai.

"Saya menyampaikan sudah clear ya soal kedatangan saya di HTI. Saya kira sudah clear," ujar Adhayksa di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 10 Agustus 2017.

Menurut dia, kedatangannya dalam acara itu jauh sebelum HTI dibubarkan pemerintah. Dan, itu sudah disampaikan kepada Presiden.

Ia menilai viralnya soal kedatangannya dalam acara HTI sebagai hal yang wajar karena ada yang tidak senang dengannya. Namun, ia menegaskan, selama memimpin Pramuka tidak ada satu kata pun sikap untuk mengganti Pancasila.

"Itu sudah final, itu malah justru Pramuka garda terdepan. Karena nikmat terbesar yang tuhan berikan setelah keimanan adalah tanah air Indonesia. Artinya apa? Saya bilang pada adik-adik nasionalis religius harus dibaca," kata dia.

Lagi pula, kata dia, kedatangannya berbicara soal khilafah hanya sebatas tentang apa yang diajarankan dalam agamanya. Menurut ajaran agamanya, pada akhir zaman akan lahir Imam Mahdi yang akan berperang melawan orang jahat bermata satu, yakni Dajal.

"Itu pikiran saya waktu itu yang saya sampaikan. Dan saya sampaikan kepada bapak Presiden, tapi bukan dalam artian kemudian mengganti Pancasila," ucap dia.

Menurut dia, Presiden mengerti dengan penjelasannya. Jokowi, kata dia, justru menitipkan Pramuka agar betul-betul menjadi candra kawah dimuka, garda terdepan untuk mengamankan bangsa ini ke depan. Terutama menghadapi era milenial.


(MBM)