Belum Keluarkan Ampres RUU Pemilu, Presiden Dinilai Ragu

Nur Aivanni    •    Senin, 17 Oct 2016 13:41 WIB
revisi uu pemilu
Belum Keluarkan Ampres RUU Pemilu, Presiden Dinilai Ragu
Presiden Jokowi bersama Wapres Jusuf Kalla/ANT/Widodo S Jusuf

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo belum mengeluarkan amanat presiden (Ampres) RUU Pemilu. Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini menduga Ampres untuk membahas RUU tersebut belum dikeluarkan karena Presiden belum memiliki keputusan mantap.

"Dugaan saya, Presiden belum mantap dengan pilihan sikap atau pilihan kebijakan yang ada di dalam draf. Presiden ingin memastikan betul bahwa draf RUU Pemilu ini baik dan tidak mundur ke belakang. Apalagi kalau sampai kontroversial dan tidak sejalan dengan visi-misi dan program saat berkampanye dulu," kata Titi kepada Media Indonesia, Senin (17/10/2016).

Komitmen Jokowi yang menginginkan RUU Pemilu berlaku jangka panjang juga disebut sebagai alasan lain lambannya Ampres dikeluarkan. Apabila isinya tidak sesuai dan berpotensi dibongkar pasang Mahkamah Konstitusi, UU bakal tidak sejalan dengan harapan Jokowi.

Sementara itu, Titi mengingatkan, saat ini pembentuk UU dihadapkan pada sempitnya waktu pembahasan. Menurutnya, semakin lama Jokowi bersikap dan mengambil keputusan, semakin sedikit waktu yang dimiliki untuk membahas draf RUU Pemilu.

"Itu juga menjadi pembelajaran bahwa mestinya sejak awal Presiden harus mengambil sikap berkaitan dengan isu-isu strategis, sehingga tidak gamang di saat-saat terakhir," ucap dia.

Ia mengatakan, publik menanti sikap tegas Jokowi. Jangan sampai dampak kelambanan ini memberi efek domino.

"Dampaknya ke pembahasan, keterlambatan pengesahan, dan juga keterbatasan waktu KPU mempersiapkan peraturan pelaksanaan yang akibatnya pada terancamnya kualitas penyelenggaraan tahapan pemilu 2019," ucap Titi.


(OJE)

Agus Pasrahkan Solusi soal Banjir ke Tim

Agus Pasrahkan Solusi soal Banjir ke Tim

37 minutes Ago

Agus menegaskan tidak bisa menjelaskan masalah teknis lebih detail. Karena hal itu, lanjut Agus…

BERITA LAINNYA