Sulit Prediksi Calon yang Masuk Putaran Kedua Pilgub DKI

Meilikhah    •    Rabu, 30 Nov 2016 01:32 WIB
pilgub dki 2017
Sulit Prediksi Calon yang Masuk Putaran Kedua Pilgub DKI
Yunarto Wijaya. MI/ Adam Dwi

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya menyebut sulit untuk memprediksi calon yang bakal masuk dalam putaran kedua Pilgub DKI. Pasalnya, berdasarkan hasil survei selisih suara antara tiga pasangan calon sangat tipis.

Melalui simulasi kertas suara bergambar calon, elektabilitas ketiga calon bahkan berkejaran. Ketiganya tidak ada yang mengungguli sebab suara masih di bawah margin of error.

"Sulit ada pilkada satu putaran. Siapapun dari calon ternyata memiliki peluang sama dan tersingkir," kata Yunarto, di kantor Charta Politika, Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2016).

Melalui simulasi kertas suara bergambar calon, pasangan Agus-Sylvi mendapat 30,4 persen suara, Ahok-Djarot 29,3 suara, dan 26,9 persen diraih Anies-Sandi. Sementara sisanya 13,4 persen pemilih belum menentukan.

Sementara, melalui simulasi jika pilkada dilakukan hari ini, pasangan Agus-Sylvi akan mendapatkan 29,5 persen suara disusul oleh Ahok-Djarot 28,9 persen, dan Anies-Sandi mendapat 26,7 persen.

"Situasi masih sangat cair di antara kandidat, bahkan cenderung berimbang. Berimbangnya posisi calon, selisihnya hanya dari margin of error, ketiganya berpeluang tersingkir. Spekulasi yang muncul memperlihatkan pola pertarungan Agus dan Ahok," ujar dia.

Untuk diketahui, survei Charta Politika dilakukan pada 17-24 November 2016 melalui wawancara tatap muka dan kuesioner dengan melibatkan 733 dari 800 target responden. Survei diadakan di lima kotamadya Jakarta dan Kepulauan Seribu melalui metode multistage random sampling dengan margin of error ±3,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.


(SCI)