Satker Ulama Indonesia Dukung Airlangga jadi Ketum Golkar

M Rodhi Aulia    •    Kamis, 07 Dec 2017 06:49 WIB
partai golkar
Satker Ulama Indonesia Dukung Airlangga jadi Ketum Golkar
Airlangga Hatarto didukung Sayap Partai Golkar Satuan Karya Ulama Indonesia/Medcom.id/M Rodhi Aulia

Jakarta: Airlangga Hartarto terus mendapatkan dukungan dari keluarga besar Partai Golkar untuk menjadi Bakal Calon Ketua Umum Partai Golkar. Kali ini dukungan datang dari organisasi sayap Partai Golkar Satuan Karya Ulama Indonesia.

"Kami terima dan insyallah amanah ini saya pegang dan saya akan bawa ke Munaslub. Insyaallah kita bersama-sama mengembangkan kembali Partai Golkar," kata Airlangga di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Rabu 6 Desember 2017.

Menurut Airlangga, kondisi Partai Golkar saat ini memang memprihatinkan. Salah satu yang harus diperhatikan adalah elektabilitas Partai Golkar yang terus merosot.

"Saya akan memutus Golkar dari citra yang lama, yang mendapatkan celaan, yang mengalami musibah. Doa para kiyai ini sangat diharapkan, kita berjuang bersama-sama ulama dan Golkar akan bermanfaat buat kita bersama," ujar dia.

Baca juga: Airlangga Hartarto Bantah Didukung Presiden Jokowi

Dukungan Satuan Karya Ulama, lanjut dia, menambah daftar panjang dukungan dari organisasi sayap Partai Golkar kepada dirinya. Airlangga sangat berterima kasih dan bertekad membawa Golkar berjaya kembali.

"Ini sudah 6 ormas yang mendukung pencalonan saya. Terdiri dari Soksi, dari Kosgoro, MKGR, Majelis Dakwah Islamiyah, Himpunan Wanita Karya dan yang baru saja memberikan dukungan adalah Satkar Ulama. Dengan demikian tentunya menjadi bekal yang lebih lengkap untuk menjelang Munaslub," tandas dia.

Sebelumnya sejumlah perwakilan Satkar Ulama menemui Airlangga. Mereka menyatakan dukungan untuk Airlangga sebagai Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Setya Novanto.


(CIT)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA