Sekretaris Fraksi PAN Menyarankan Novanto Menemui Penyidik KPK

Ilham wibowo    •    Rabu, 15 Nov 2017 12:02 WIB
korupsi e-ktpsetya novanto
Sekretaris Fraksi PAN Menyarankan Novanto Menemui Penyidik KPK
Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto (tengah)/MI/Susanto

Jakarta: Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto menyarankan Ketua DPR Setya Novanto mendatangi penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Novanto sedianya diperiksa sebagai tersangka dugaan korupsi kasus proyek KTP elektronik.

"Kasih kesempatan pada KPK dan KPK juga sudah memberikan kesempatan pada Pak Novanto untuk memberikan klarifikasi dan meminta keterangan," kata Yandri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 15 November 2017.

Anggota Komisi II DPR itu mengatakan, proses hukum merupakan hal yang perlu berdiri tegak di Tanah Air. Novanto sebagai representasi pimpin wakil rakyat mesti memberikan contoh baik kepada masyarakat.

"Tidak perlu banyak alasan menunggu (izin) Presiden (Joko Widodo) atau hak imunitas. Saya kira itu kurang pas dan yang saya khawatir justru akan mencederai lembaga DPR yang sangat kita hormati ini," ujar Ketua DPP PAN itu.

Alasan Novanto absen dalam jadwal pemeriksaan penyidik KPK dinilai tidak ada hubungannya dengan gugatan UU KPK di Mahkamah Konstitusi (MK) tentang hak imunitas. Yandri menuturkan, Novanto mestinya berani mengungkapkan fakta melalui persidangan.

"Jadi antara proses di KPK dengan proses di MK itu sesuatu yang berbeda, tidak bisa satu lembaga menyandera lembaga lain," ucap dia.

Namun, ia tetap berprasangka baik terkait ketidakhadiran Novanto di gedung KPK. Novanto hari ini hadir di gedung dewan membacakan pidato paripurna masa sidang ke-II.

"Saya kira kita masih berprasangka baik pada Novanto mungkin hari ini beliau akan datang kalau enggak datang panggil saja sama KPK, paksa saja," tegas Yandri.


(OJE)