AHY Sindir Pemberitaan Media Massa Soal Pilpres

Whisnu Mardiansyah    •    Minggu, 10 Jun 2018 07:02 WIB
pilpres 2019
AHY Sindir Pemberitaan Media Massa Soal Pilpres
Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat orasi politik di JCC, Jakarta Pusat. Antara/Galih Pradipta.

Jakarta: Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyindir soal pemberitaan di media massa. Ia menilai media lebih banyak memberitakan soal Pilpres 2019 ketimbang kondisi masyarakat.

"Satu hal, yang mengusik perasaan saya, dan saya yakin, juga perasaan saudara-saudara. Seringkali, apa yang rakyat rasakan, tidak selalu sejalan dengan apa yang media beritakan," kata AHY dalam orasi politiknya di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Sabtu, 9 Juni 2018.

Selama satu tahun blusukan ke tengah masyarakat, AHY mengklaim banyak mendapat keluhan soal kondisi ekonomi. Namun, kegundahan mereka, kata dia, tak tersampaikan karena minimnya pemberitaan. 

AHY menyebut porsi pemberitaan soal pilpres sangat terasa di tahun politik. Isu ini menyita perhatian beragam kalangan. 

"Capres-Cawapres ini, sangat menyita perhatian publik, dari berbagai kalangan. Mulai dari obrolan di warung-warung kopi, pengajian, arisan, sampai dengan di kampus-kampus," ujarnya.

AHY juga mengaku mendapatkan pertanyaan dari salah seorang diplomat asing, perihal pilihan capres dan cawapres Partai Demokrat. “Pak Agus, who is the strongest VP candidate for 2019? And, who will Democrat support for President?," ucap AHY meniru sang diplomat yang tak disebutkan namanya.

AHY mengerti isu Pilpres penting. Namun, kata dia, penyelenggaraan Pilpres 2019 ini akan sangat ditentukan oleh stabilitas politik, sosial, keamanan, dan ekonomi saat ini.

"Itulah mengapa, paling tidak, sampai dengan hari ini, Partai Demokrat, belum menentukan, dengan siapa akan bekerjasama, atau berkoalisi. Karena Partai Demokrat memahami, ada hal yang lebih mendesak, dari sekedar lobi-lobi politik untuk bagi-bagi kekuasaan," ujarnya.


(AGA)