Kader Potensial Golkar Bukan Hanya Airlangga

Ilham wibowo    •    Rabu, 06 Dec 2017 06:49 WIB
golkar
<i>Kader Potensial Golkar Bukan Hanya Airlangga</i>
Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Golkar Priyo Budi Santoso/ANT/Hafidz Mubarak

Jakarta: Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Golkar Priyo Budi Santoso menegaskan banyak kader berprestasi di partai beringin. Tak akan ada calon ketua umum yang diistimewakan apabila musyawah nasional luar biasa (munaslub) dilaksanakan, termasuk Airlangga Hartarto.

"He's not the only one (Arilangga bukan satu-satunya -kader potensial-) dalam Partai Golkar, masih bertebaran tokoh-tokoh lain," tegas Priyo di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, kemarin.

Priyo menjelaskan Golkar telah membangun mekanisme demokrasi yang baik. Ia meyakinkan, tak ada calon tunggal untuk dipilih secara aklamasi.

"Janganlah hendaknya menimbulkan seolah-olah adanya putra mahkota lalu diketok palu saja. Dikhawatirkan nanti akan merusak demokrasi yang sudah kita bangun dalam tubuh Golkar," ujar Priyo.

Menurut perhitungan Priyo, dalam waktu yang tidak lama lagi akan bermunculan tiga atau lima nama calon pemimpin. Namun, dia mengingatkan kader tetap berpegangan pada hasil rapat pleno.

"Adanya desakan-desakan munaslub, saya berpandangan moderat saja, itu hal yang wajar saja, tidak boleh juga dihalang-halangi. Tapi saya anjurkan tetap pada mekanisme yang ada, Tatib dan AD/ART," ucap Priyo.

Menteri Peerindustrian Airlangga Hartarto belakangan menjadi sorotan karena dianggap sangat berpotensi menjadi pengganti Setya Novanto. Ia bahkan sudah mengantongi izin Presiden Joko Widodo untuk ikut dalam mekanisme pemilihan pimpinan partai. Airlangga juga sudah didukung sebagian besar DPD I Golkar.

Tak hanya Airlangga, nama Titiek Seharto, Aziz Syamsudin, dan Idrus Marham pun sempat mencuat. Titiek bahkan jelas menunjukkan niatan memimpin Golkar.

"Kondisi saat ini seperti (Golkar) sudah di bawah sekali. Jadi saya tergerak, mungkin bisa membawa Golkar menjadi lebih baik," kata Titiek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 5 Desember 2017.


(OJE)