Romy: Tanah DPP PPP Hibah Negara

M Sholahadhin Azhar    •    Kamis, 20 Jul 2017 21:54 WIB
kisruh ppp
Romy: Tanah DPP PPP Hibah Negara
Ketua Umum PPP Romahurmuziy memperkenalkan dua calon Gubernur Jabar 2018: Ridwan Kamil, dan Uu Ruzhanul Ulum. Foto: Media Indonesia/Adi Kristiadi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy (Romy) menyindir sikap Djan Faridz yang bersikeras menduduki kantor DPP PPP di Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat. Dia mengingatkan, tanah kantor DPP itu tidak bukan milik Djan.

"Itu tanah milik negara yang telah dihibahkan Mensesneg Moerdiono pada PPP," kata Romy di Mukernas PPP, Ancol, Kamis 20 Juli 2017.

Saat ini, surat hibah berada di kubu Romy dan menjadi haknya sebagai pimpinan PPP yang sah. Atas dasar itu, aset tentu tak bisa diklaim siapapun, kecuali ia berniat mengangkangi keputusan negara.

Sementara itu, dari proses hukum sendiri, penetapan peradilan terhadap pimpinan Romy sudah final. Gugatan Djan selama ini tentang siapa yang memimpin PPP otomatis dimentahkan. Romy menekankan, tak ada alasan untuk Djan tidak mematuhi ketentuan hukum.

"Dia (Djan) bilang hormati proses hukum, inkrah harus ditaati, ya sekarang harus menaati apa yang dia ucapkan. Jangan menjilat ludah sendiri," tegas Romy.

Sebelumnya, PPP meminta maaf kepada kader atas kegaduhan selama tentang kepemimpinan PPP. "Kami meminta maaf atas kegaduhan dualisme kepemimpinan. Insyaallah kami solid dari DPW, DPC hingga ke ranting," kata Ketua Panitia Mukernas II PPP Iskandar D. Syaichu.

Dalam kesempatan ini setidaknya hadir 1.200 anggota DPRD dari Fraksi PPP. Di hadapan mereka dan tamu undangan, Iskandar menegaskan dualisme kepemimpinan DPP telah berakhir.

Iskandar pun menyampaikan pihaknya segera menempati Kantor DPP PPP yang terletak di Jalan Diponegoro No. 60, Menteng, Jakarta Pusat. Selama ini, kepengurusan Romy berkantor di Jalan Tebet Barat IX No. 17, Jakarta Selatan.

"Pihak yang berwajib sudah kita minta agar kantor PPP di Diponegoro dikosongkan. Insyaallah usai mukernas kita bisa menempati kantor tersebut," terang dia.


(OGI)