Golkar Diminta Tak Tiru Demokrat

Dheri Agriesta    •    Jumat, 21 Dec 2018 03:28 WIB
partai golkarpartai demokrat
Golkar Diminta Tak Tiru Demokrat
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: Medcom.id/Dheri Agriesta

Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Partai Golkar tak mencontoh Partai Demokrat dalam membuat jargon. Kalla meminta Partai Golkar belajar dari jargon antikorupsi yang sempat digaungkan Partai Demokrat. 

Partai Demokrat memang pernah menggalakan jargon 'Katakan Tidak Pada Korupsi' saat kepemimpinan Anas Urbaningrum. Anas Urbaningrum dan Angelina Sondakh pun kerap muncul sebagai tokoh yang mengampanyekan slogan itu. 

Namun, nasib nahas menimpa keduanya. Dua politikus muda partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu justru masuk hotel prodeo karena terjerat kasus korupsi. 

"Jangan contohnya kayak Partai Demokrat yang (bilang) anti korupsi, enggak lama kemudian yang ngomong itu ada di dalam (penjara)," kata Kalla dalam acara silaturahmi akhir tahun Partai Golkar di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis, 20 Desember 2018. 

Kalla menambahkan Partai Golkar juga memiliki slogan antikorupsi. Namun, slogan hanya sebatas slogan, mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dan mantan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham justru digasak Komisi Pemberantasan Korupsi. 

BacaL Airlangga Klaim Elektabilitas Golkar Membaik

“Ketua dan sekjen ada di dalam (penjara), bagaimana caranya kita menggerakkan itu? Jadi harus dicari tema lain,” jelas mantan Ketum Golkar itu. 

Kalla khawatir jargon yang tak sinkron dengan kenyataan itu bakal memengaruhi elektabilitas partai di pemilu. Ia pun mengingatkan para elite dan senior partai berlambang beringin memberikan contoh yang baik dalam berpolitik. 

“Bagaimana itu, jangan seperti itu, menurunkan suara. Maka itu Pak Ketum dan seluruh pengurus harus merumuskan harapan yang baik. Tapi di luar itu yang penting adalah contoh,” pungkas Kalla. 



(DMR)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA