KPK Minta Rekrutmen dan Kode Etik Papol Lebih Terbuka

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 15 Sep 2017 11:12 WIB
parpol
KPK Minta Rekrutmen dan Kode Etik Papol Lebih Terbuka
Direktur Pencegahan KPK Pahala Nainggolan (kiri)/MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta seluruh partai politik mengedepankan transparansi pengelolaan keuangan. Hal itu disampaikan pimpinan KPK dalam kunjungan ke kantor DPP PPP di Jalan Tebet Barat IX, Jakarta Selatan.

Salah satu pembenahan sistem keuangan bisa dilakukan dari aspek rekrutmen. "Kita minta partai punya kode etik dan rekruitmen yang lebih terbuka," kata Direktur Pencegahan KPK Pahala Nainggolan di lokasi, Jakarta, Jumat 15 September 2017.

Transparansi dinilai penting karena selama ini banyak kepala daerah yang berasal dari partai politik terjerat kasus korupsi. Menurut dia, 35 persen kasus di KPK berkaitan dengan partai politik.

"Makanya kita pikir partai itu harus ikut bertanggung jawab. Kita minta partai memperbaiki pengaderannya," ujar dia.

Pahala mengatakan, KPK berharap dilibatkan dalam proses perekrutan kader di seluruh partai politik. Kerja sama itu bisa membuat parpol diisi sosok berintegritas. KPK juga ingin menggembleng calon kader di seluruh parpol.

Dengan begitu, partai politik dapat diisi oleh sosok yang berintegritas. KPK juga ingin menggembleng calon kader dari seluruh partai politik.

"Di proses pembekalan baik kader muda sampai kader yang mau calon legislator kepala daerah nanti. Kita mau rilis saja menawarkan kerja sama supaya PPP berintegritas," ucap Pahala.

Menurut Pahala, KPK akan mendatangi seluruh partai politik untuk menawarkan sejumlah ide. Kerja sama ditawarkan agar kader partai maupun pejabat publik asal parpol tahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

"Tahu apa yang pantas dan apa yang enggak pantas," ucap dia.


(OJE)