SBY Cerita Sejarah Demokrat

Juven Martua Sitompul    •    Sabtu, 09 Sep 2017 21:15 WIB
sbypartai demokrat
SBY Cerita Sejarah Demokrat
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono -- Foto: Antara/ Yulius Satria

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menceritakan kembali awal mula berdirinya partai. Sejarah berdirinya partai berlambang mercy ini dipaparkan bertepatan dengan HUT Partai Demokrat ke-16.

"Di rumah Cikeas ini 16 tahun silam atas berkat Allah SWT Tuhan YME saya dan sejumlah sahabat menggagas berdirinya partai Demokrat," kata SBY saat menyampaikan pidato di HUT Partai Demokrat ke-16 di Puri Cikeas, Desa Nagrag, Bogor, Jawa Barat, Sabtu 9 September 2017.

Tak hanya itu, SBY juga menciptakan sebuah manifesto politik yang menggambarkan jati diri partai dalam menentukan arah politik di dunia perpolitikan tanah air.

"Di tempat ini kita rumuskan manifesto politik yang memperkenalkan ideologi jari diri dan platform perjuangan partai kita. Kita ciptakan pula bendera dan Mars partai Demokrat," ujar dia.

SBY manuturkan, dalam perjalanan para kader akhirnya sepakat menempatkan Cikeas sebagai markas perjuangan partai. Dari sini lahir tekad atau cita-cita besar partai membawa Indonesia ke arah lebih baik.

Di hadapan para kader, SBY mengaku sempat tak percaya pada kontestasi Pemilu 2004 silam, dimana usia partainya baru menginjak belia, namun sudah bisa mencapai lima besar nasional. Bahkan, SBY didapuk jadi orang nomor satu di Indonesia.

"Di tempat ini di tahun 2004, ketika usia partai Demokrat baru 3 tahun kita bersyukur dan bersuka cita karena Demokrat masuk 5 besar dalam pemilu 2004. Dan saya terpilih sebagai Presiden RI," ucap dia.

Tak sampai di situ, kesuksesan Partai Demokrat berlanjut setelah SBY terpilih kembali pada Pilpres 2009. Menurut dia, saat itu partainya tengah berada di puncak kesuksesan. Sebab, selain kembali menjadi kepala negara, partainya juga memenangkan pileg 2009.

"Dan saya terpilih sebagai Presiden RI. Di tempat ini pada tahun 2009, kita lebih bersyukur lagi kehadirat Allah SWT, Karena dalam pemilu 2009 Demokrat menjadi pemenang pertama. Dan saya terpilih kembali sebagai Presiden Indoensia," pungkasnya.

 


(Des)