PAN Minta Pernyataan Amien Rais tak Dipolitisasi

Whisnu Mardiansyah    •    Senin, 16 Apr 2018 18:47 WIB
amien rais
PAN Minta Pernyataan Amien Rais tak Dipolitisasi
Ketua Majelis Kehormatan PAN Amien Rais. ANT/M Agung Rajasa.

Jakarta: Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Taufik Kurniawan mengatakan tak ada yang salah dalam pernyataan Amien Rais soal 'Partai Allah' dan 'Partai Setan'. Amien menyampaikan pernyataan itu sebagai pendakwah. 

"Karena konteksnya itu Pak Amien sebagai tokoh, sebagai ulama, menyampaikannya dalam rangka tausiah pascasalat Subuh. Ini konteksnya untuk umat Islam," kata Taufik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 16 April 2018.

Wakil Ketua DPR itu menambahkan konteks khutbah Amien Rais disampaikan secara internal. Ia minta khutbah tak dikaitkan dengan isu SARA dan politik.

"Kalau setiap tokoh agama kemudian menyampaikan amanat menyampaikan tausiah, agama apa pun, kemudian itu direcoki, dikait-kaitkan dengan unsur SARA, negara ini bisa bubar," ujar Taufik.

Dalam khutbahnya, Amien menyebut PAN, PKS, dan Partai Gerindra sebagai partai pembela Allah. Taufik menjelaskan pernyataan itu tak otomatis menyebut partai lain sebagai 'Partai Setan'.

"Jadi enggak sama sekali sebut lantas yang di luar itu hizbul syaiton, kan enggak. Nah, menurut saya tidak hanya Pak Amien, saya juga sering khutbah juga enggak masalah. Ngomongin PAN juga boleh, jemaah saya Muhammadiyah juga kok," kata Taufik.

Sebelumnya, Amien mengklaim bahwa PAN, PKS, dan Gerindra sebagai 'Partai Allah' yang terus membela agama Allah. Sementara itu, partai lain dianggap sebagai 'Partai Setan' karena anti terhadap ajaran Allah.

"Ketahuilah, Partai Setan itu mesti dihuni oleh orang-orang yang rugi, rugi dunia rugi akhiratnya. Tapi di tempat lain, orang beriman bergabung di sebuah partai besar namanya hizbullah, 'Partai Allah'. Partai yang memenangkan perjuangan dan memetik kejayaan," kata Amien.



(DRI)