Pasangan Jokowi-Ma`ruf Bukan `Karbitan`

Marcheilla Ariesta    •    Sabtu, 11 Aug 2018 18:30 WIB
pilpres 2019Jokowi-Ma`ruf
Pasangan Jokowi-Ma`ruf Bukan `Karbitan`
Wasekjen PAN Erwin Izharuddin. Foto: MI/Adam Dwi.

Jakarta: Presiden Joko Widodo tidak secara mendadak memilih Kiai Ma'ruf Amin sebagai pendampingnya di Pilpres2019. Semua sudah disiapkan melalui kajian, diskusi dan koordinasi partai koalisi.
 
Polirikus Partai Nasdem Taufiqulhadi menyebut pemilihan Ma'ruf Amin tidak mendadak. "Kalau disebut (kena) jebakan batman, calon ini telah dipersiapkan sejak awal. Ini kan calon mereka (koalisi Prabowo) yang tidak disiapkan dari awal," kata Taufiqulhadi di Jakarta, Sabtu, 11 Agustus 2018.
 
Dia mengatakan pernyataan kubu lawan sebagai post factum yang dicari-cari. Dia balik menuding koalisi Prabowo yang tergesa-gesa memilih wakil dan tidak memiliki persiapan sebelumnya.
 
"Kita melihat total apa yang dilakukan lawan Pak Jokowi membawa isu ini. Ketika menempatkan figur ulama tidak berhasil, maka mencari pilihan yang lain. Pihak sana itu pilihannya mendadak dan tidak dipersiapkan sebelumnya," tukasnya.

Baca: Gerindra Pertanyakan Alasan Jokowi Pilih Ma'ruf Amin

Sebelumnya Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Erwin Izharuddin menilai dipilihnya Ma'ruf Amin sebagai cawapres karena jebakan batman. Dia menuding Jokowi terlanjur memilih ulama karena menyangka Prabowo akan melakukan yang sama.
 
Erwin justru menilai ucapan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief adalah sebuah 'jebakan batman' untuk partai oposisi. Dia mengatakan pernyataan Andi mengenai mahar Rp500 miliar itu adalah strategi dalam politik.
 
"Mengenai mahar, sampai saat ini kita enggak pernah dengar itu, ya. Menurut saya pribadi, itu mungkin hanya strategi di mana Sandiaga Uno memang sudah kita gadang-gadang maju," kata Erwin.


(FZN)