Pemerintah Sediakan 1.100 Beasiswa untuk Papua

Sonya Michaella    •    Jumat, 09 Feb 2018 08:26 WIB
pendidikanpapuabeasiswa
Pemerintah Sediakan 1.100 Beasiswa untuk Papua
Murid SD kelas I menyimak penjelasan guru di SD Inpres Yowong, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom, Papua, Selasa (2/5). Foto: Antara/Indrayadi TH

Jayapura: Pemerintah Pusat melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristikdikti) menyediakan 1.100 kuota beasiswa bagi putra-putri asli Papua dan Papua Barat.

Direktur Kemahasiswaan Direktorat Belmawa Kemenristikdikti Didin Wahidin di Jayapura, mengatakan dari kuota 1.100 tersebut terbagi menjadi Papua Barat 225, Papua 375, program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) 400, program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) 300 dan kabupaten 3T di Bumi Cenderawasih 100.

"Khusus kuota 1.000 diperuntukkan bagi putra-putri asli Papua yang akan direkrut oleh Dinas Pendidikan setempat bersama tim, sedangkan sisanya 100 tempat disediakan untuk pelamar yang bukan OAP namun lahir besar di Bumi Cenderawasih," katanya, dikutip dari Antara, Jumat 9 Februari 2018.

Menurut Didin, khusus untuk program beasiswa ADIK dimulai pada 2012, di mana dari tahun ke tahun Direktorat Belmawa selalu berupaya memperbaiki kualitasnya hingga bagian tes penerimaan sehingga ada perbaikan nilai para mahasiswa.

"Proses perekrutan pelamar di Papua pastinya tidak sama dengan daerah lain, di mana kami menggunakan Tes Potensi Akademi (TPA) yang memiliki nilai prediksi dalam meramalkan tingkat keberhasilan siswa dalam program pendidikan di perguruan tinggi," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya berkeinginan agar kuota yang ditetapkan bisa terisi penuh, dalam artian orangnya ada dan tingkat yang dipersyaratkan juga dipenuhi di mana diharapkan Papua dapat sukses dalam meningkatkan sumber daya manusianya.

"Dalam penyamaan persepsi dan sosialisasi beasiswa program ADIK untuk OAP 2018 ini, kami memperoleh informasi mengenai kendala yang dihadapi dari tiap kabupaten berbeda-beda, tapi akan coba diminimalisir sebaik mungkin," katanya lagi.

Dia menambahkan Direktorat Belmawa juga berupaya agar pendaftaran bagi beasiswa ADIK ini tidak hanya dilakukan secara daring, namun juga manual sehingga jangan sampai putra-putri Papua tidak diterima di perguruan tinggi hanya karena tidak adanya jaringan internet.


(DMR)

KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang Novanto

KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang Novanto

1 day Ago

Saat ini proses persidangan masih fokus pada penyelesaian perkara korupsi KTP elektronik yang d…

BERITA LAINNYA