KPK tak Ingin Mencampuri PKPU

Dheri Agriesta    •    Jumat, 08 Jun 2018 20:54 WIB
pemilu serentak 2019
KPK tak Ingin Mencampuri PKPU
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Laode M. Syarief. Foto: MI/Susanto.

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak ingin mencampuri polemik Peraturan KPU (PKPU) yang mengatur larangan mantan narapidana korupsi mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif. Sebab, masalah itu berhubungan dengan aturan hukum.
 
"KPK tidak ingin ikut campur tangan di dalam selisih antara KPU dan Kemenkum HAM," kata Wakil Ketua KPK Laode Syarif di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat, 8 Juni 2018.
 
Laode berharap, Kemenkum HAM dan KPU bisa menyelesaikan masalah tersebut. Namun, Laode berharap partai politik bersikap bijak dalam memilih calon anggota legislatif. Partai politik diminta tak mencalonkan mantan narapidana korupsi.
 
"Saya yakin parpol tidak akan mencalonkan mantan narapidana korupsi," tegas Laode.

Baca: Penolak Larangan Napi Koruptor Nyaleg Bisa Gugat ke MA
 
Dalam rancangan Peraturan KPU tentang pencalonan legislatif, KPU menambahkan pasal mengenai larangan mantan narapidana korupsi menjadi calon legislatif. Pasal 8 huruf j rancangan PKPU menyatakan calon legislatif bukan mantan terpidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak, atau korupsi.
 
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menolak meneken peraturan ini. Yasonna menilai larangan buat mantan narapidana korupsi melanggar hak asasi manusia. Politikus PDI Perjuangan itu menambahkan pencabutan hak politik hanya bisa dilakukan pengadilan.




(FZN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA