Setya Novanto Idap Pengapuran Jantung

Astri Novaria    •    Sabtu, 16 Sep 2017 10:42 WIB
korupsi e-ktpsetya novanto
Setya Novanto Idap Pengapuran Jantung
Isteri anggota DPR Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor. Foto: MI/Palce Amalo

Metrotvnews.com, Jakarta: Saat ditemui seusai penghormatan terakhir terhadap almarhum Azhar Romli, istri Ketua Umum Golkar Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor, mengatakan suaminya masih menjalani sejumlah pemeriksaan kesehatan. Azhar ialah anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Golkar.

Menurut Deisti, ada beberapa penyakit lain di organ tubuh Novanto yang muncul, seperti penurunan fungsi ginjal dan pengapuran jantung.

"Psikologis sih lumayan membaik, cuma memang banyak pemeriksaan yang dilakukan karena vertigonya masih ada. Terus begitu diperiksa semuanya, ya baru kelihatan bahwa penyakit yang selama ini tidak dirasa nyatanya ada semua. Kayak fungsi ginjal kurang bagus. Kalau gula dari dulu kita sudah tahu, diabetes. Tensi belum stabil, kadang tinggi dan rendah," ujar Deisti di Gedung DPR, kemarin.

Menurut Deisti, saat ini Novanto masih bisa berkomunikasi dengan lancar. Novanto juga sudah bisa duduk dan berdiri, tapi terkadang vertigonya kambuh sehingga harus kembali berbaring.

Saat ditanya apakah Novanto bisa menghadiri rangkaian proses hukum seperti pemeriksaan di KPK atau sidang praperadilan, ia menjawab suaminya membutuhkan rekomendasi dokter untuk hal tersebut.

"Saya belum tahu. Nanti mesti tanya dokter. Kemarin baru diperiksa jantungnya ada pengapuran. Minta doanya saja," kata dia.

Baca: Tindakan Fadli Zon Disebut Memperburuk Citra DPR

Novanto, tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek KTP-elektronik pada 2011-2012 di Kementerian Dalam Negeri, tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK, Senin 11 September, karena sakit.

"Saya barusan dari rumah sakit. Bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, kemarin setelah Pak Novanto berolahraga lalu kemudian gula darah naik, setelah diperiksa ternyata implikasi ginjal dan tadi malam diperiksa ternyata juga ada pengaruh dengan jantung," kata Sekjen Partai Golkar Idrus Marham.

Idrus menyatakan bahwa Novanto telah dirawat inap di Rumah Sakit Siloam Semanggi sejak Minggu 10 September.

Juru bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu 13 September, mengatakan penyidik telah menjadwalkan pemanggilan ulang terhadap Novanto. "Setelah awal minggu depan kami jadwalkan kembali pemeriksaan Novanto sebagai tersangka," tukas Febri.




(UWA)