Setya Novanto Kembali Menjabat Ketua DPR

Ade Komarudin: Aku Rapopo

Anindya Legia Putri    •    Senin, 28 Nov 2016 22:16 WIB
berita dpr
Ade Komarudin: Aku <i>Rapopo</i>
Ketua DPR RI Ade Komarudin (Foto:Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua DPR RI Ade Komarudin angkat bicara terkait permintaan Partai Golkar yang menginginkan agar Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto kembali menjadi Ketua DPR.

Ade Komarudin menggelar konferensi pers pada Senin (28/11/2016), sekitar pukul 21.30 WIB.

Dalam pidatonya, Ade menegaskan, akan patuh pada hukum yang ada, serta menghormati apa pun keputusan partai. Rapat pleno DPP Partai Golkar memutuskan Setya Novanto kembali menjadi Ketua DPR.

Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan, keputusan ini diambil dengan mengacu pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kasus 'Papa Minta Saham' yang menyeret nama Novanto. Keputusan MK tersebut dikuatkan keputusan Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI yang tidak pernah menjatuhkan hukuman untuk Novanto.

Novanto mundur dari kursi ketua DPR pada Desember 2015 karena tersangkut kasus 'Papa Minta Saham.' Novanto dituding mencatut nama Presiden Joko Widodo untuk meminta saham kepada PT Freeport Indonesia.

Berikut ini pidato lengkap Ketua DPR RI Ade Komarudin atas rencana Golkar mengembalikan Setya Novanto menjabat Ketua DPR:

Bismillahirrahmanirrahim Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Selamat malam, salam sejahtera bagi kita semua Om swastiastu, Namo Budaya

Saudara-saudara sekalian, rekan-rekan media,

Sejak hari pertama saya memilih menjadi politisi, saya sudah siap menghadapi goncangan apapun bagi kehidupan saya, saya siap menghadapi berbagai ujian, demi utuhnya persatuan dan kesatuan bangsa ini.

Saudara-saudara,
Sebagaimana yang saya pernah janjikan pada Rabu, 23 November 2016 di DPR RI, saya berjanji akan menjelaskan sikap saya terhadap gonjang-ganjing pergantian Ketua DPR RI. Pada saat itu saya belum membaca surat usulan pergantian posisi Ketua DPR RI dari DPP Partai Golkar dan Fraksi Partai Golkar.

Pimpinan DPR RI telah menerima surat usulan pemberhentian dan penggantian Ketua DPR RI, Kami sudah baca dan pelajari dengan seksama. Saya sendiri sudah berkonsultasi dengan sejumlah tokoh senior partai, tokoh agama, dan beberapa eiemen bangsa terkait hal ini.

Saudara-saudara,
Tentang pergantian ini, saya berpegang teguh pada prinsip bahwa jabatan adalah amanah yang datang dari Allah SWT. Bagi saya, jabatan hanyalah sebuah cara untuk memberkan kontribusi terbaik kepada bangsa dan negara ini.

Karenanya, kapan pun Allah akan memberikan atau pun mengambil amanah, saya siap dan ikhlas.
"Aku rapopo. Teu Sawios." Terlebih-lebih demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Soal keputusan DPP Partai Golkar, saya ingin tegaskan bahwa saya orang yang sangat taat pada peraturan, termasuk peraturan yang berlaku di internal partai Golkar. Sebagai kader, saya ingin menempatkan keutuhan negara, partai, di atas kepentingan pribadi.

Mudah-mudahan, apa yang saya lakukan selama ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi institusi DPR bagi Republik ini.
Jadi saudara-saudara, demikianlah sikap saya berkenaan
dengan proses pergantian posisi Ketua DPR Rl ini.

Saya menghormati mekanisme hukum dan peraturan perundang-undangan yang ada. Insya Allah kami akan proses sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Saya sendiri, sudah siap untuk menerima apapun yang, terjadi pada diri saya. Saya akan tetap memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa ini, dalam kapasitas apapun Saya ikhlas menjalani amanah apapun yang Allah berikan, termasuk apa yang harus saya jalani saat ini.
Saya ucapkan terima kasih. Semoga Allah SWT selalu meridhd
semua usaha kita.

Billahi Taufiq Walhidayah Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat malam, salam sejahtera bagi kita semua.
Om shanti shanti shanti om.



(ROS)