Pemerintah akan Data Seluruh Ormas di Indonesia

Dheri Agriesta    •    Selasa, 29 Nov 2016 13:20 WIB
ormas
Pemerintah akan Data Seluruh Ormas di Indonesia
Jaksa Agung M Prasetyo.Foto: MI/Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah akan mendata seluruh orgabisasi masyarakat (Ormas) di Indonesia. Sebab, banyak ormas yang belum terdaftar.
 
Jaksa Agung M Prasetyo mengatakan, ada 250 ribu lebih ormas di Indonesia, baik yang terdaftar maupun tidak. Pemerintah akan mendalami dan mendata ulang ormas yang ada ini.
 
Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2016).
 
Rapat koordinasi dipimpin Menko Polhukam Wiranto, dan dihadiri Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Suhardi Alius, dan Dirjen Polpum Kemendagri Sudarmo.
 
"Ada yang berbentuk badan hukum dan ada yang sudah terdaftar legal, ini kan perlu pendataan, itu yang kita kerjakan tadi," kata Prasetyo usai pertemuan.
 
Prasetyo menambahkan, pemerintah akan mengambil tindakan jika ormas melakukan pelanggaran. Ada beberapa tahapan yang akan diambil, seperti teguran, peringatan, dan penghentian aktivitas sementara.
 
Prasetyo enggan memberi tahu apakah sudah ada ormas yang diberi teguran atau peringatan karena aktivitas mereka. "Yang pasti kita sedang melakukan pendataan," tambah Prasetyo.
 
Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Sudarmo mengatakan, pemerintah kesulitan mendata ormas yang tak terdaftar. Kata dia, sebagian besar ormas yang tak terdaftar melakukan gerakan secara tertutup.
 
Tak jarang, ormas yang tak terdaftar ini melakukan kegiatan yang bertentangan dengan undang-undang. Saat ini, pemerintah sedang melakukan pendalaman untuk melacak ormas yang melanggar dan menyiapkan payung hukum untuk penindakan.
 
"Sekaligus kita siapkan payung hukumnya," ujar Sudarmo.



(FZN)