Fadli Zon: Percuma Bentuk Koopsusgab, Teror Masih Terjadi

Whisnu Mardiansyah    •    Selasa, 22 May 2018 05:20 WIB
terorismeTeror Bom di SurabayaTeror di Mapolda Riaupenggerebekan di tangerangTangkal Radikalisme
Fadli Zon: Percuma Bentuk Koopsusgab, Teror Masih Terjadi
Wakil Ketua DPR Fadli Zon pesimistis pembentukan Koopsusgab mampu memberantas aksi terorisme di Tanah Air. (Foto: MI/Bary Fathahilah).

Jakarta: Wakil Ketua DPR Fadli Zon pesimistis pembentukan Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopsusgab) mampu memberantas aksi teror. Menurutnya, pembentukan satuan khusus ini tidak diperlukan.

"Ya sekarang saya tanya gunanya apa? Kalau begitu banyak institusi tapi kemudian terorisme juga terjadi. Gunanya apa?" kata Fadli di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 21 Mei 2018.

Baca juga: Fahri Hamzah Khawatir Koopssusgab Disusupi Intelijen

Politisi Partai Gerindra itu mempertanyakan akuntabilitas pembentukan Koopsusgab. Pasalnya, pelibatan TNI dalam penanganan aksi teror sudah diatur dalam revisi UU Terorisme.

"Ini kan hanya ngabis-ngabisin anggaran saja. Begitu banyak institusi-institusi pemberantasan terorisme, tetapi terorisme (tetap) ada saja gitu," tuturnya.

Baca juga: Jokowi Restui Pembentukan Pasukan Elite Antiteror TNI

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko menyebut Presiden Joko Widodo merestui pembentukan ‎kembali Koopssusgab TNI. Pasukan elite ini akan bertugas memberantas terorisme.

"Sudah direstui oleh Presiden dan diresmikan kembali oleh Panglima TNI," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.

Koopssusgab berisikan pasukan terbaik dari setiap matra di TNI, yakni pasukan khusus terbaik dari TNI Angkatan Darat, Angkatan Udara, dan Angkatan Laut.


(HUS)