Pesan Sabam Sirait Kepada Ahok

Achmad Zulfikar Fazli    •    Sabtu, 15 Oct 2016 19:32 WIB
ahok
Pesan Sabam Sirait Kepada Ahok
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Mi/Ramdani.

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku selalu mengingat pesan penting yang diberikan Sabam Sirait. Pesan itu soal bagaimana seluruh anak bangsa Indonesia bisa memiliki hak yang sama untuk menjadi pejabat.

Ahok mengaku tak pernah membicarakan soal jabatan menjadi anggota DPR, gubernur, presiden atau menteri. Namun, Sabam sempat menyampaikan keinginannya agar semua orang punya hak yang sama.

"Itu yang selalu beliau tanamkan," kata Ahok saat menyampaikan sambutannya di perayaan HUT ke-80 Sabam Sirait di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (15/10/2016).

Banyak orang menganggap politik itu kotor. Tapi Sabam, kata dia, tidak sepakat dengan itu. Menurut Sabam, kenang Ahok, berpolitik merupakan sebuah kesaksian hidup untuk mempertontonkan etalase.


Politisi senior Sabam Sirait (tengah) didampingi istri (kanan) berbincang dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat perayaan ulang tahun ke-80 tahun di Jakarta, Sabtu (15/10). ANT/Puspa Perwitasari.

Sebab dengan berpolitik, seseorang bisa mewujudkan cita-cita proklamasi dengan menciptakan kota yang jujur dan bisa mengabdikan diri dan mentransformasi diri.

"Ini yang dibicarakan beliau, jadi enggak pernah ingetin soal sabar. Itu kan yang ngomong cuma Ara saja bukan bapaknya," kata dia.

Ahok mengaku bercita-cita ingin membangun rumah pancasila. Karena itu, dia akan mengedepankan adu program dalam bersaing di Pilkada DKI.

"Kalau tahun depan saya bisa terpilih karena prestasi saya, bukan karena SARA. Kami akan betul-betul adu program maka tembok ruang Pancasila selesai," ujar dia.

Menurut Ahok, rumah pancasila saat ini sudah terbangun setengah setelah dirinya sebagai kaum minoritas di Indonesia berhasil menjadi kepala daerah di Jakarta. Rumah pancasila itu, lanjut dia, akan lengkap bila konstitusi bisa menjamin kaum minoritas menjadi pemimpin negara di Tanah Air.

"Saya yakin semua yang hadir di tempat ini, semua mendoakan umur panjang untuk melihat rumah pancasila selesai kita bangun, itu cita-cita proklamator. Saya kira itu cita-cita kita bersama," pungkas dia.


(DRI)

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

7 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemeriksaan internal terhadap tujuh orang penyidi…

BERITA LAINNYA