Kapolri Berharap Ramadan Dapat Mendinginkan Suasana

Lukman Diah Sari    •    Kamis, 18 May 2017 21:32 WIB
nkriramadan 2017
Kapolri Berharap Ramadan Dapat Mendinginkan Suasana
Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam tablig akbar Polri. Foto: MTVN/Lukman Diah Sari.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kapolri Jenderal Tito Karnavian berharap kedatangan bulan suci Ramadan dapat mendinginkan suasana pascapilkada 2017. Hal ini penting mengingat pada 2018, Indonesia kembali menghadapi pilkada.

"Oleh karena itu, saya kira ini waktu yang tepat kita mendinginkan suasana dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa," kata Tito dalam tablig akbar Polri di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 18 Mei 2017. 

Tablig akbar ini digelar mengingat Ramadan akan hadir dalam waktu sepekan. Inti kegiatan itu sebagai wadah habluminannas atau menjaga hubungan silaturahmi sesama manusia. 

"Tentunya juga habluminallah dengan Tuhan Yang Maha Esa. Tentu dengan ada ibadah ini nantinya ada limpahan pahala," kata Kapolri.

Tito menyebutkan, usai pesta demokrasi di 101 daerah pada 2017, muncul dinamika politik yang beragam. Sementara itu, pada 2018 nanti ada 171 pilkada yang tersebar di tingkat provinsi, kota, hingga kabupaten.

"Kita juga berdoa kepada Tuhan, semoga segala permasalahan bangsa dapat selesai ada jalan keluar yang baik dan situasi makin baik," jelas jenderal bintang empat itu. 

Melihat peringatan Hari Kebangkitan Nasional jatuh pada 20 Mei mendatang, Tito berharap, peristiwa itu juga  menjadi titik balik bangsa Indonesia. "109 tahun Hari Kebangkitan Nasional diharap rasa kebangsaan tetap solid dan tetap sepeti adanya pendahulu kita," beber dia. 

Jangan sampai, kata dia, masyarakat menjadi terkotak-kotakan oleh suku, agama, ras, dan perbedaan lainnya. "Harusnya kita jadi satu bangsa yang utuh, tak membedakan. Satu sama lain punya hak dan kewajiban sama sebagai warga satu bangsa," kata mantan Kapolda Metro Jaya.

Tablig akbar Polri dipadati 8.000 orang. Tokoh agama dari Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah diundang. Polri juga mengundang unsur TNI dan masyarakat untuk bergabung dalam acara malam ini.


(OGI)