WNI dari Suriah dan Irak Berpotensi Gabung ke Marawi

Whisnu Mardiansyah    •    Jumat, 16 Jun 2017 14:13 WIB
terorisme di filipina
WNI dari Suriah dan Irak Berpotensi Gabung ke Marawi
Pengamat terorisme dan mantan kombatan Ali Fauzi.Foto: Antara/Novrian Arbi.

Metrotvnews.com, Jakarta : Situasi ISIS di Irak dan Suriah semakin terdesak. Pemerintah perlu mewaspadai adanya eksodus kombatan ISIS asal Indonesia ke tanah air.
 
Pengamat terorisme dan mantan kombatan Ali Fauzi mengatakan, WNI dari Irak dan Suriah yang gabung ISIS tak akan pulang ke tanah air melalui jalur resmi. Mereka takut karena menjadi target operasi polisi.
 
Ali mengatakan, ada kemungkinan mereka bergabung dengan kelompok ISIS di Marawi, Filipina Selatan, yang menjadi basis ISIS Asia Tenggara. Tujuan mereka tetap satu, menjadikan negara Islam dan membentuk wilayah okupasi baru.
 
"Mereka punya alternatif singgah di negara-negara jiran kemungkinan Malaysia. Dari Malaysia akan sangat mudah menyebrang ke Filipina Selatan," kata Ali Fauzi kepada Metrotvnew.com, Jumat 16 JUni 2017.
 
Ali memprediksi jumlah kombatan WNI yang bergabung dengan kelompok ISIS di Marawi tak sebanyak seperti di Irak dan Suriah. Pemerintah diminta memantau jalur-jalur laut yang rawan disusupi para WNI yang hendak bergabung ke Marawi.
 
"Di dalam perbatasan sudah diantisipasi oleh aparat tetapi mereka bisa mencari celah masuk dari Indonesia ke Filipina. Saya pikir mereka lebih pandai daripada aparat dalam bermain keluar masuk di perbatasan,"  ujarnya.


(FZN)