PKS Sesalkan Sikap Pemerintah di RUU Pemilu

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 16 Jun 2017 13:52 WIB
revisi uu pemilu
PKS Sesalkan Sikap Pemerintah di RUU Pemilu
Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nurwahid--MI/Adam Dwi

Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyesalkan sikap pemerintah yang mengancam menarik diri dari pembahasan Revisi Undang-undang Pemilu (RUU Pemilu). Kalau jadi, tindakan itu justru merugikan pemerintah.

"Itu pasti akan kontra produktif," Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat 16 Juni 2017.

Pemerintah sebelumnya ingin menarik diri bila keinginan soal presidential threshold tak diakomodasi. Pemerintah ingin ambang batas pencalonan presiden 20 persen kursi di DPR atau 25 persen suara nasional.

Wakil Ketua MPR itu menilai sikap pemerintah itu menunjukkan selama ini bukan DPR yang menghambat penyelesaian RUU Pemilu. Pemerintah seharusnya paham RUU ini penting.

Sebab, Pileg dan Pilpres 2019 akan berlangsung serentak berbeda dengan 2014. Sehingga, butuh aturan yang berbeda. "Kalau pemerintah menarik diri akan muncul kekosongan hukum, mau pakai apa pemilu 2019 yang serentak itu dengan waktu gang sangat mepet," ujar dia.

Tak hanya itu, KPU juga ingin RUU Pemilu bisa segera selesai. Karena mereka harus mempersiapkan aturan Pemilu 2019. "Jadi jangan sampai Pemerintah dituduh menjadi penghambat pembahasan RUU pemilu," pungkas dia.


(YDH)

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

1 hour Ago

Azmin akan menjadi saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiha…

BERITA LAINNYA