Masjid Harus Jadi Tempat Persemaian Energi Positif

Intan fauzi    •    Kamis, 18 May 2017 19:06 WIB
masjid
Masjid Harus Jadi Tempat Persemaian Energi Positif
Wakil Sekretaris Lembaga Takmir Masjid (LTM) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ali Sobirin. Foto: Metrotvnews.com/Intan

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Sekretaris Lembaga Takmir Masjid (LTM) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ali Sobirin, mengaku sedih dengan adanya pihak yang mengaitkan masjid dengan politik saat Pilkada DKI Jakarta. Hal itu membuat warga mengenal masjid bukan sebagai tempat ibadah.

"Pilkada kemarin membuat orang tahu ada masjid. Tapi, sayangnya belum untuk sesuatu yang produktif seperti kemaslahatan keumatan masjid, tapi untuk tujuan kampanye yang negatif," kata Ali di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis 18 Mei 2017.

Masjid sebagai sarana politik, kata dia, harus segera dihentikan. Apa yang terjadi di Jakarta cukup menjadi pembelajaran.

"Mulai sekarang masjid adalah pusat persemaian energi positif dan pusat persemaian rahmatan lil alamin. Masjid hanya sarana untuk kita mewujudkan pesan ketuhanan," kata Ali.

Baca: Masjid Jangan Dikotori Politik Tunanormal

Ia memohon kepada masyarakat untuk menyudahi pertikaian politik yang ada. Menurut dia, baiknya masyarakat saling menerima pilihan politik masing-masing.

"Ayo yang kemarin bertengkar gara-gara politik, bersatu lagi menghidupkan masjid sebagai pusat persemaian cinta dan kasih sayang," kata dia.




(UWA)