Surat Permintaan Penundaan Penyidikan hanya Meneruskan Aspirasi Novanto

M Rodhi Aulia    •    Rabu, 13 Sep 2017 13:05 WIB
korupsi e-ktpsetya novanto
Surat Permintaan Penundaan Penyidikan hanya Meneruskan Aspirasi Novanto
Wakil Ketua DPR Fadli Zon/MI/Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Pimpinan DPR melayangkan surat permintaan penundaan penyidikan kasus proyek KTP elektronik dengan tersangka Ketua DPR Setya Novanto kepada KPK. Surat tersebut diteken pimpinan DPR bidang Polhukam Fadli Zon, kemarin.

Fadli menjelaskan, surat itu merupakan aspirasi Novanto dalam kapasitasnya sebagai masyarakat. Ia sama sekali tak menggunakan embel-embel pimpinan lembaga.

"Ya meneruskan asprasi saja. Jadi permintaan Novanto. Kalau meneruskan aspirasi itu sesuai Undang-undang. Itu biasa saja," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 13 September 2017.

Fadli mengatakan masyarakat lain juga bisa menyampaikan aspirasi seperti itu. Pimpinan dewan akan meneruskan aspirasi ke lembaga yang dituju.

"Kami menerima aspirasi ini, surat sebagai berikut, kami meneruskan aspirasi ini untuk bisa ditindaklanjuti sesuai mekanisme Undang-undang yang berlaku," kata Fadli.

Fadli menjelaskan, pimpinan dewan lain mengetahui adanya surat tersebut. Surat itu dibacakan di hadapan pimpinan lain. Tak ada yang istimewa.

"Aspirasi masyarakat, puluhan lah surat seperti itu. Sifatnya biasa," ucap dia.

Sebelumnya, Kepala Biro Pimpinan Sekjen DPR Hani Tahapari mendatangi gedung KPK. Hani mengatakan poin surat tersebut adalah agar KPK menghormati proses praperadilan yang tengah diajukan Novanto.


(OJE)