MPR dan UKP-PIP Berbagi Tugas

Pelangi Karismakristi    •    Kamis, 10 Aug 2017 16:09 WIB
berita mpr
MPR dan UKP-PIP Berbagi Tugas
Kepala UKP-PIP Yudi Latief dan Ketua MPR Zulkifli Hasan. Foto: MTVN/Pelangi Karismakristi

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latief dan Ketua MPR Zulkifli Hasan membahas arah tugas dan fungsi kedua lembaga. Hal itu penting agar tidak ada tumpang-tindih.

Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan UKP-PIP dibentuk karena usulan MPR kepada Presiden Joko Widodo. Agar kedua lembaga tidak bertabrakan, fungsi dan tugas perlu ditegaskan, mengingat MPR sejak lama mensosialisasikan Empat Pilar.

"MPR sosialisasi konsensus dasar ini kan berdasarkan undang-undang. Kalau UKP saya kira bukan sosialisasi, tapi menyiapkan pelatihan pada manggala-manggala, kita mungkin perlu sejuta manggala," kata Zulkifli di ruang kerjanya, gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Kamis 10 Agustus 2017.

Klik: Ini Cara Kerja UKP-PIP

Zulkifli menekankan, MPR mensosialisasikan empat konsensus dasar kepada masyarakat. UKP-PIP lebih kepada fungsi yang fundamental.

"Dia (UKP-PIP) menatar, untuk menatar kembali, melatih para pelatih. Karena diperlukan dalam membangun karakter bangsa," papar Zulkifli.



Sedangkan Yudi Latief mengutarakan, kunjungannya ke MPR untuk konsultasi dengan pimpinan terkait hal-hal yang bisa tetap dijalankan MPR. Dari situ akan diketahui di mana peran UKP-PIP.

"Sumber daya negara ini terbatas, maka apa yang sudah dijalankan MPR supaya jalan terus. Kami mengambil porsi yang belum dilakukan MPR, terutama hal-hal yang berdampak panjang," papar Yudi.

Hal yang berdampak panjang, menurut Yudi, misal memperbaiki sistem pelajaran Pancasila di semua sekolah dan perguruan tinggi. Langkah yang bisa dilakukan adalah memasukkan konten Pancasila dalam birokrasi.

"Dulu namanya penataran, kalau sekarang semacam penyegaran Pancasila bagi aparatur sipil negara. Mungkin yang kita ajak tanggung jawab bukan hanya negara tapi dunia usaha juga penting, misal dunia usaha memikirkan bagaimana membuat model usaha di Indonesia yang berkomitmen pada nilai Pancasila," papar Yudi.

Klik: UKP-PIP Gunakan Anggaran Setkab

Menurut Yudi, Pancasila punya level sendiri baik dari sisi pengetahuan, sikap, maupun tindakan. MPR lebih mengarah penyadaran sosialisasi pada level pertama, sedangkan UKP-PIP pada tingkatan yang lebih detail.

"Kami lebih dalam lagi, misal dalam perilaku, perbuatan, dan karakter karena ini memerlukan keberlangsungan. MPR membuka jalan, kalau kita lebih ke struktur supaya Pancasila benar-benar menjadi karakter dan perbuatan, baik masyarakat maupun penyelenggara negara," pungkas Yudi.

 


(TRK)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

3 hours Ago

Sebuah perusahaan asal Amerika Serikat ikut menyediakan teknologi perekaman KTP-el. Terselip na…

BERITA LAINNYA