ICW Sarankan Anak Muda Bentuk Kelompok Diskusi

Sunnaholomi Halakrispen    •    Minggu, 25 Mar 2018 03:37 WIB
partai politik
ICW Sarankan Anak Muda Bentuk Kelompok Diskusi
Deputi Koordinator ICW Ade Irawan. (Foto: Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen).

Jakarta: Deputi Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan mendukung anak muda berpartisipasi dalam gelaran pilkada dan pilpres. Ade meminta politisi muda membentuk kelompok diskusi untuk menangkal korupsi.

"Anak muda yang masuk atau go politik ini mewakili komunitas masing-masing. Sehingga dia merasa bahwa pertanggungjawabannya bukan hanya demi parpol saja, tapi lembaga (kelompok diskusi) yang mendorong mereka," ujar Ade di Jalan Petogogan, Jakarta Selatan, Sabtu, 24 Maret 2018.

Kelompok diskusi dianggap mampu memberi tekanan pada politisi muda untuk mempertanggungjawabkan ideologi kelompok mereka. 

"Pada sisi lain ada rem juga (keinginan parpol) walaupun di satu sisi ada tekanan. Tapi secara umum agenda besarnya perbaikan di partai kemudian diperkuat di teman-teman kelompok muda," imbuhnya.

Ade mengakui kondisi saat ini menyulitkan anak muda berpartisipasi dalam politik jika hanya berjalan sendiri-sendiri. Kelompok diskusi anak muda diyakininya dapat membuat perubahan.

"Zaman dulu kan teman muda bisa jadi motor gerakan untuk revolusi kemerdekaan karena punya kelompok diskusi yang sangat banyak," tutur Ade.

Meskipun menjadi politisi muda, mereka kerap diminta untuk menyokong logistik kepada partai pembesut. Sebab, politisi layaknya saham yang bisa menghasilkan bagi sang partai.

"Saya katakan, partai ini sistem saham dalam tenda politik. Siapa yang beri sumbangan paling banyak, posisinya akan aman bahkan posisinya akan jadi lebih kuat, lebih berkuasa," pungkasnya.


(HUS)